Konseling Pranikah Jakarta

Konseling Pranikah Jakarta : Pentingnya Kelola Ekspektasi

Konseling Pranikah Jakarta

Konseling Pranikah Jakarta : Pentingnya Kelola Ekspektasi | Dalam pernikahan, wajar jika kita memiliki ekspektasi terhadap pasangan—mulai dari kebutuhan emosional, keuangan, hingga rasa aman. Tak jarang, pasangan menikah dengan harapan bisa mewujudkan ekspektasi-ekspektasi tersebut. Namun, ketika ekspektasi tidak terpenuhi, kekecewaan pun muncul dan bisa memicu konflik, bahkan perceraian.
Karena itu, penting bagi setiap pasangan untuk mengelola ekspektasi demi menciptakan hubungan yang nyaman dan harmonis. Artikel ini akan membahas tentang ekspektasi dalam pernikahan, dampak dari ekspektasi yang tidak sehat, serta cara mengelolanya secara bijak.

Pengertian Ekspektasi

Menurut buku Boundaries In Marriage, ekspektasi adalah harapan atau asumsi yang kita miliki terhadap pasangan, baik secara sadar atau tidak sadar, tentang bagaimana seharusnya pasangan kita bersikap atau berperilaku. Harapan-harapan tersebut bisa berkaitan dengan berbagai hal, seperti peran suami/istri, cara menyelesaikan konflik, quality time, keintiman fisik dan emosional, dan sebagainya. Contoh spesifiknya :

  1. Harapan bahwa pasangan akan berubah setelah menikah
  2. Harapan bahwa cinta saja cukup tanpa adanya usaha
  3. Harapan bahwa pasangan akan mengerti secara langsung apa yang kita rasakan

Berekspektasi dengan pasangan bukanlah hal yang salah. Akan tetapi, jika kita salah berekpektasi justru akan melahirkan konflik dengan pasangan. Beberapa jenis masalah atau konflik yang bisa timbul karena ekspektasi yang salah menurut Dra Titiek Rachmania :

  1. Kekecewaan Kronis. Pasangan akan merasa sangat kecewa ketika mereka memiliki harapan yang besar dan dalam, namun harapan itu tidak sesuai kenyataan—terutama jika harapan tersebut keliru sejak awal. Misalnya, suami atau istri berharap bahwa pernikahan selalu terisi dengan kebahagiaan. Ketika kenyataan tidak sesuai ekspektasi dan muncul masalah, mereka pun merasa kecewa dan mulai menganggap pernikahan adalah sebuah kesalahan.
  2. Saling Menyalahkan. Karena ekspektasi nya salah dan tidak terpenuhi, pada akhirnya baik dari pihak suami atau pun pihak istri akan saling menyalahkan satu sama lain. Perilaku saling menyalahkan itu biasanya juga disertai dengan membandingkan-bandingkan ketika masa pacaran atau masa sebelum menikah.
  3. Komunikasi Yang Buruk. Komunikasi merupakan fondasi penting dalam menjalani hubungan pernikahan. Pasangan harus berkomunikasi secara terbuka dan tidak menyembunyikan apa pun, termasuk tentang ekspektasi mereka masing-masing. Ketika mereka tidak membicarakan ekspektasi dengan jelas, komunikasi yang buruk pun muncul dan akhirnya memicu kesalahpahaman. Salah satu dari mereka bisa saja diam-diam berharap, sementara pasangannya tidak menyadari harapan tersebut.
  4. Perasaan Tidak Dicintai Atau Dihargai. Ekspektasi atau harapan yang terus menerus terpendam dan tidak ada upaya dari pasangan untuk mengkomunikasikannya, hanya akan membuat mereka tidak lagi merasa penting untuk pasangannya sendiri. Pada akhirnya muncul mispersepsi atau salah pemahaman terhadap pasangan.
  5. Munculnya Fantasi atau Pelarian Emosional. Karena rasa kecewa muncul terus menerus, hal tersebut dapat memicu pasangan untuk berfantasi tentang orang lain, tentang standar hidup yang lebih ideal, dan membuat mereka jadi menghindari pasangan.

Beberapa contoh ekspektasi yang salah, menurut Dra Titiek Rachmania dalam bukunya yang berjudul Perkawinan Bahagia : Antara Mitos dan Realita :

  • “Setelah menikah, semua masalah akan selesai.” Padahal faktanya, pernikahan itu melahirkan tantangan dan permasalahan baru yang harus dihadapi bersama-sama.
  • “Pasangan yang baik adalah pasangan yang selalu mengerti tanpa perlu penjelasan.” Padahal dalam menjalani sebuah hubungan, komunikasi terbuka merupakan akar atau fondasi utamanya. Tanpa komunikasi, mispersepsi antara keduanya akan terus terjadi.
  • “Bila kita saling mencintai, kita tidak perlu bertengkar.” Yang mana dalam pernikahan, pertengkaran sangat wajar terjadi. Yang penting adalah bagaimana cara pasangan menyelesaikan pertengkaran tersebut.

Mengelola Ekspektasi Dalam Pernikahan

Kita bisa menerapkan beberapa solusi untuk membantu mengelola ekspektasi dalam pernikahan, antara lain:

Bangun Komunikasi Yang Jujur dan Terbuka

Tips yang diberikan Dra Titiek untuk mengelola ekspektasi adalah dengan membangun komunikasi yang jujur dan terbuka dengan pasangan. Buatlah jadwal khusus dengan pasangan untuk mengobrol dari hati ke hati tanpa adanya gangguan. Sampaikan isi hati dan pikiran dengan jujur kepada pasangan. jangan ragu untuk menyampaikan seluruhnya.

Belajar Menerima Pasangan Secara Utuh

Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Menjadi penting untuk kita agar mampu mengelola ekspektasi yang kita miliki sesuai dengan kelebihan dan kekurangan yang pasangan kita miliki. Kekecewaan akan ekspektasi yang muncul biasanya karena tidak adanya pertimbangan utuh tentang bagaimana pasangan kita. Syukuri hal-hal positif yang pasangan kita miliki, dan jangan pernah untuk mempermalukan pasangan atas kekurangannya. Pasangan kita adalah manusia yang sama seperti kita.

Kenali dan Evaluasi Ekspektasimu

Menjadi hal penting untuk kita agar memahami dengan baik ekspektasi kita terhadap pasangan. Kita perlu sekali untuk memahami, apakah ekspektasi yang kita munculkan ini hanyalah keinginan belaka, atau idealisasi yang muncul dari pengaruh lingkungan atau orang terdekat. Hal ini perlu dilakukan agar kita dapat mengukur dan memahami, apakah ekspektasi yang kita munculkan kepada pasangan adalah ekspektasi yang realistis, tepat, atau bukan.

Bangun Batasan Yang Sehat

Batasan yang dimaksud adalah batasan emosional kita dengan pasangan kita. Walaupun kita telah berpasangan, kebahagiaan kita tetap menjadi tanggung jawab diri kita sendiri, bukan pasangan kita. Bukan berarti ketika pasangan kita tidak bisa berubah sesuai keinginan kita, kita tetap memaksanya, menuntutnya sampai membuat pasangan kita tidak nyaman. Kita tidak menuntutnya tetapi kita menyampaikan kepada pasangan, apa yang kita butuhkan dan apa yang kita rasakan terhadap pasangan.

Beri Ruang Untuk Pertumbuhan

Melanjut pada pembahasan sebelumnya, kita tidak menuntut pasangan tetapi memberikan ruang untuk pasangan untuk bertumbuh, untuk berubah. Kita tidak bisa memaksa cinta dan kedewasaan, tetapi kita dapat menciptakan kondisi dan lingkungan untuk pasangan bertumbuh, berkembang, berubah menjadi lebih baik. Salah satu tokoh inspiratif yang dapat kita jadikan inspirasi bersama adalah Pak Habibie dan Ibu Ainun, yang saling support satu sama lain dan menjadi rumah, hingga maut memisahkan.

Reda Konseling, Layanan Konseling Pernikahan Berpengalaman

Untuk mempersiapkan diri menuju hubungan pernikahan, tidak salah untuk mengikuti konseling pranikah dengan konselor berpengalaman dan profesional. Salah satunya adalah dengan Reda Konseling. Yuk Obrolin Aja Masalahmu, karena kebahagiaan itu butuh untuk diperjuangkan!

Jenis Layanan Konsultasi

Konsultasi Sendiri (Private)

Konsultasi private adalah proses di mana seseorang melakukan konsultasi sendiri tanpa pasangan. Sebelum melakukan konsultasi bersama pasangan, konsultasi sendiri dapat menjadi ruang yang aman sehingga mampu memahami perasaan dan pikiran diri sendiri. Ini memungkinkan individu mendapatkan perspektif baru dan mempersiapkan diri untuk dialog yang lebih produktif.

Konsultasi Pasangan

Konsultasi pasangan adalah proses di mana pasangan melakukan konsultasi bersama. Dengan konsultasi pasangan, suami istri dapat belajar untuk menghargai perbedaan satu sama lain dan menemukan cara untuk berkompromi. Hal ini akan membantu mereka membangun hubungan yang lebih bahagia dan harmonis.

Yuk tuntaskan masalah hubunganmu sekarang juga, agar tidak menjadi bom waktu di kemudian hari. Hubungi kami untuk reservasi jadwal konsultasimu ya!

Konseling Pernikahan

Konseling Pernikahan : Alasan Tidak Nyambung Dengan Pasangan

Konseling Pernikahan

Konseling Pernikahan : Alasan Tidak Nyambung Dengan Pasangan | Mengapa pasangan itu berubah sebelum menikah dan setelah menikah?

Jawabannya adalah karena manusia setiap hari berubah. Setiap harinya kita memperoleh informasi dari berbagai sumber, seperti televisi, surat kabar, media sosial, juga dari orang-orang yang baru dan lingkungan yang baru, Darisana kita juga turut menghadapi berbagai masalah yang baru secara langsung, dan secara signifikan merubah persepsi, pikiranm dan perilaku kita bersamaan. Kita berubah menjadi manusia yang baru, begitu juga dengan pasangan kita.

Kadang kita tidak sadar bahwa manusia akan terus berubah, baik itu ke arah yang lebih baik atau ke arah yang lebih buruk, Namun terlepas dari  itu semua, pada akhirnya kebanyakan orang yang berumah tangga merasa hidup dengan orang asing, karena pasangan yang dicintainya dulu sebelum menikah kemudian menjadi orang yang berbeda setelah menikah. Perubahan ini kemudian merubah dinamika hubungan dalam pernikahan, ada kalanya ini menjadi kejutan yang bernilai positif dan ada pula menjadi kejutan yang negatif.

Tidak banyak orang yang siap dengan perubahan, apalagi  yang berubah adalah pasangan hidup kita, orang yang kita cintai. Jika tidak di antisipasi maka kita bisa merasa sangat asing dengan pasangan kita sendiri, sampai muncul rasa bahwa kita tidak kenal lagi dengan pasangan dan pada akhirnya di masa munculnya konflik akan sulit untuk di mediasi karena merasa tidak lagi sefrekuensi.

Nah, agar pondasi rumah tangga kuat dari dinamika perubahan yang terjadi dengan pasangan, dibutuhkan 7 prinsip yang dikemukakan oleh Dr. John Gottman dalam bukunya yangg berjudul “THE SEVEN PRINCIPLES FOR MAKING MARRIAGE WORK“, yaitu LOVE MAP, yang menjadi prinsip pertama dalam membangun pondasi rumah tangga yang kuat. Pada artikel ini akan membahas tentang apa itu Love Map, alasan Love Map merupakan hal yang penting, dan contoh Love Map yang kuat dengan Love Map yang lemah.

Baca Juga : Bimbingan Pernikahan Jakarta : Membangun Kepercayaan Pasca Perselingkuhan

APA ITU LOVE MAP?

Love map atau peta cinta adalah istilah yang digunakan oleh Dr. John Gottman untuk menggambarkan peta mental tentang dunia  pasangan, yaitu seberapa banyak kamu tahu tahu tentang kehidupan batin, keseharian, dan dunia emosional pasanganmu.

  • Apa yang pasanganmu suka?
  • Apa yang dia takuti?
  • Siapa sahabat terdekatnya?
  • Apa yang dia bikin stress minggu ini?
  • Apa mimpinya yang belum tercapai?
  • Nilai hidup apa yang dia pegang?
  • Hal kecil apa yang bisa bikin dia senang atau kesal?

Semakin detail pertanyaan, maka semakin kita mengetahui dan mengenal pasangan kita, baik dari bagaimana mindset yang dimiliki dan emosinya. Hal ini akan memudahkan kita untuk terkoneksi atau nyambung dengan pasangan.

MENGAPA LOVE MAP PENTING?

Dunia seseorang selalu  berubah. Bisa karena stress kerja, fase hidup, atau juga karena prioritas baru. Jika kita tidak memperbaharui love map atau peta cinta pasangan kita, akan ada perasaan dimana kita merasa asing dengan pasangan. Sedangkan love map atau peta cinta sangat penting dalam suatu hubungan, dalam fase kehidupan rumah tangga untuk terud di upgrade oleh masing-masing pasangan, baik pihak suami ataupun pihak istri. Semisal ada konflik, karena love maps nya selalu update maka pasangan tidak akan mudah berpisah. Love maps yang selalu di upgrade akan membuat kedua pasangan memiiki  kelekatan secara emosional, juga merasa terhubung secara emosional.

Jika kondisi jalan raya yang menghubungkan rumah kita ke kantor terus berubah setiap hari karena perbaikan jalan, kemacetan, kecelakaan, atau perubahan rute, maka kita akan mencari dan meng-update informasi terbaru tentang rute tercepat yang bisa kita lewati agar bisa sampai di kantor tepat waktu. Pun sama dengan Love Map, kita perlu untuk tetap update love map atau peta cinta pasangan kita agar kita tahu, ada kemacetan apa dalam rute persepsi pasangan kita, perbaikan sirkuit persepsi atau cara berpikirnya yang telah berubah karena sesuatu, atau apa ada kecelakaan dalam sirkuit perasaannya sehingga memengaruhi kondisi emosional pasangan, agar kita peka terhadap sisi-sisi sensitif pasangan dan mampu menempatkan diri dengan baik. Tanpa upaya ini, mungkin pasangan merasa kecewa dengan sikap, reaksi dan ekspresi yang kita sajikan untuknya.

CONTOH LOVE MAP YANG KUAT VS LEMAH?

  • PASANGAN A (KUAT)
    Suami memberikan uang belanja yang kurang dari bulan sebelumnya, karena suami mengalami penurunan karir sehingga insentif atau gajinya pun turun. Mengetahui hal tersebut istri menerima uang belanja dari suami penuh dengan rasa syukur, kemudian memberikan dukungan kepada suami baik secara moral dan finansial, dengan membuka ide bisnis kecil-kecilan bersama ibu-ibu rumah tangga yang lain untuk menutupi kekurangan uang belanja rumah tangga. Kemudian suami pun memuji upaya yang istri lakukan, lalu usaha rumahan tersebut semakin bagus dan ini berimplikasi pekerjaan rumah tangga banyak terbengkalai. Tetapi suami mengerti dan kemudian membantu tugas-tugas rumah tangga tersebut seperti mencuci baju, menyapu dan mengepel rumah dll.
  • PASANGAN B (LEMAH)
    Ketika uang belanja yang suami berikan kurang dari bulan sebelumnya, istri marah-marah dan mengeluarkan kata-kata yang menyakitkan dan membandingkan dengan suami yang lain. Bahkan performa melayani suami juga turun kualitasnya seperti tidak menyiapkan makan malam, dan menolak ajakan berhubungan seksual. Tidak hanya itu, istri juga membuat status di media sosial tentang suami yang kurang nafkahnya, sampai mengikuti tren untuk membuat konten suami mokondo sebagaimana yang viral di media sosial. Hal ini tentunya membuat perasaan suami sangat sedih dan kecewa, pun harga diri nya sebagai suami juga terluka.

Baca Juga : Konseling Pranikah Online : Mengelola Konflik Dengan Pasangan

KIAT-KIAT KOMONIKASI MENGUPDATE LOVE MAP ATAU PETA CINTA PASANGAN

1. Komunikasi Asertif

Seseorang menggunakan komunikasi asertif untuk menyampaikan pendapatnya secara lugas tanpa menyinggung orang lain, baik secara verbal maupun nonverbal. Kita dapat menjadikan teknik komunikasi ini sebagai kiat yang berguna untuk mengupdate love map atau peta cinta pasangan, karena kita menyampaikan hal-hal yang bermanfaat bagi kedua belah pihak. Beberapa contoh penerapan dalam kehidupan sehari-hari bersama pasangan antara lain:

  • Menyatakan Kebutuhan,
    “Kenapa kamu lupa cuci piring?”
    Bisa diganti dengan :
    “Aku merasa kecapekan dengan pekerjaan rumah. Bisa kamu bantuin aku untuk cuci piring setelah makan?”
  • Mengungkapkan Emosi.
    “Kamu terus mengabaikan aku!”
    Dapat diganti dengan :
    “Aku merasa tidak dihargai ketika kamu tidak mendengarku hingga selesai. Aku ingin kamu tahu kalau aku membutuhkan perhatianmu.”
  • Memuji Secara Jujur
    Daripada diam, bisa diungkapkan dengan :
    “Aku bersyukur kamu bisa membuatku senang. Terima kasih.”
  • Meminta Perubahan
    “Kamu terus aja begini!”
    Dapat diubah dengan :
    “Aku merasa tidak nyaman kalau kamu berbicara dengan nada seperti itu. Bisa berbicara dengan nada yang lebih lembu

2. Ngobrol Tiap Hari

Aktivitas mengobrol yang dilakukan setiap harinya tidak harus lama. Dilakukan dengan waktu singkat juga tidak masalah, asalkan keduanya berniat untuk saling mendengarkan juga memahami. Bukan hanya sekedar mendengarkan tetapi tidak memahami.

Berikut contoh instrumen pertanyaan yang bisa dipraktikan sebagai pembuka :

  • “Hari ini apa yang paling menyenangkan buatmu?”
  • “Apa yang kamu khawatirkan minggu ini?”
  • “Apa yang sedang kamu pikirkan belakangan ini?”
  • “Apa impian yang belum kamu ceritakan ke aku?”

Konsultasi Dengan Konselor Pernikahan dan Keluarga Berpengalaman

Zaman saat ini tersedia layanan konsultasi pernikahan yang dapat membantu berbagai pasangan yang memiliki kendala, masalah, atau konflik dalam hubungan pernikahannya. Telah banyak layanan konsultasi pernikahan dan keluarga profesional dan berpengalaman di Indonesia, salah satunya adalah Reda Konseling. Yuk obrolin aja masalahmu, karena kebahagiaan itu butuh untuk diperjuangkan!

Jenis Layanan Konsultasi

Konsultasi Sendiri (Private)

Konsultasi private adalah proses di mana seseorang melakukan konsultasi sendiri tanpa pasangan. Sebelum melakukan konsultasi bersama pasangan, konsultasi sendiri dapat menjadi ruang yang aman sehingga mampu memahami perasaan dan pikiran diri sendiri. Ini memungkinkan individu mendapatkan perspektif baru dan mempersiapkan diri untuk dialog yang lebih produktif.

Konsultasi Pasangan

Konsultasi pasangan adalah proses di mana pasangan melakukan konsultasi bersama. Dengan konsultasi pasangan, suami istri dapat belajar untuk menghargai perbedaan satu sama lain dan menemukan cara untuk berkompromi. Hal ini akan membantu mereka membangun hubungan yang lebih bahagia dan harmonis.

Yuk tuntaskan masalah hubunganmu sekarang juga, agar tidak menjadi bom waktu di kemudian hari. Hubungi kami untuk reservasi jadwal konsultasimu ya!

Konseling Pernikahan Bogor

Konseling Pernikahan Bogor : Pasangan Dengan Gangguan Mental

Konseling Pernikahan Bogor

Konseling Pernikahan Bogor : Pasangan Dengan Gangguan Mental | Menikah adalah keputusan seumur hidup. Sebuah hubungan pernikahan bukanlah hubungan yang dapat diakhiri dengan mudahnya jika terdapat rasa ketidaknyamanan. Pernikahan merupakan hubungan yang sakral, memuat komitmen kuat untuk bersama selamanya, hingga maut memisahkan. Namun, apabila diketahui terdapat pasangan yang memiliki gangguan mental, tantangan pernikahan mungkin akan sedikit lebih kompleks. Karena gangguan mental itu sendiri berpengaruh terhadap cara seseorang dalam bersikap dan berperilaku dalam kehidupan sehari-hari, seperti bagaimana cara berinteraksi dengan pasangan dan orang terdekat, cara merespon atau memberikan tanggapan, kebiasaan dalam menjalani rutinitas sehari-hari, cara memaknai atau mengelola emosi dalam menghadapi masalah dan tantangan pernikahan, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, dalam artikel ini akan membahas tentang gangguan mental itu sendiri serta cara mengelola pernikahan dengan pasangan yang memiliki gangguan mental.

Arti dari Gangguan Mental

Menurut APA (American Psychiatric Association) mendefinisikan gangguan mental sebagai suatu sindrom yang menunjukkan gangguan klinis yang signifikan dalam kognisi, regulasi emosi, atau perilaku, yang mencerminkan disfungsi dalam proses psikologis, biologis, atau perkembangan yang mendasari fungsi mental. Artinya, gangguan mental tidak hanya membahas tentang merasa sedih atau cemas. Kondisi tersebut serius dan tidak bisa kita anggap sepele, karena dapat menganggu kemampuan seseorang untuk berpikir, merasakan, dan berinteraksi dengan orang lain secara sehat.

WHO (World Health Organization) mendefinisikan gangguan mental sebagai kondisi kesehatan yang menunjukkan adanya gangguan signifikan dalam pikiran, emosi, atau perilaku, yang berkaitan dengan gangguan fungsi psikologis, biologis, atau perkembangan. WHO juga menegaskan bahwa gangguan mental tidak berasal dari kelemahan pribadi, melainkan muncul akibat kombinasi berbagai faktor, seperti faktor genetik, biologis, lingkungan, dan psikososial.

Dari dua referensi tersebut, dapat kita pahami bahwa gangguan mental merupakan kondisi yang serius, nyata, dan kompleks sehingga memengaruhi fungsi kognitif, emosional, dan sosial seseorang. Pun juga dalam pernikahan, kita tidak bisa menangani pasangan yang memiliki gangguan mental secara sembarangan.. Pasangan harus menerapkan cara-cara tertentu agar hubungannya dengan pasangan tidak berangsur memburuk.

Cara Mengelola Pernikahan Dengan Pasangan Gangguan Mental

Menurut Rebecca Woolis dalam bukunya yang berjudul “When Someone You Love Has A Mental Illness”, beberapa cara dalam mengelola pernikahan dengan pasangan yang memiliki gangguan mental antara lain sebagai berikut :

  1. Menerima Kenyataan dan Meningkatkan Pemahaman.Kita perlu menerima bahwa pasangan kita memiliki gangguan mental tertentu dan secara aktif menambah wawasan tentang gangguan mental yang mereka alami. Dengan memahami hal tersebut, kita dapat menghindari definisi yang keliru terhadap perilaku pasangan dan menyadari bahwa mereka tidak melakukannya karena kemauan buruk, melainkan karena kondisi medis yang mereka alami.
  2. Menjaga Komunikasi Yang Realistis dan Terbuka. Dalam berkomunikasi, gunakan bahasa yang tenang dan jelas, tanpa adanya indikasi untuk menyudutkan pasangan, bahkan membuat mereka tertekan. Jika pasangan dalam keadaan tidak stabil, kita tidak memaksa untuk diskusi emosional demi kondisi pasangan agar tetap baik. Kita juga perlu untuk menyusun pola komunikasi yang sesuai dengan kondisi mental pasangan kita.
  3. Membuat Rencana Perawatan dan Kontingensi. Pasangan dengan gangguan mental juga perlu untuk memiliki rencana perawatan jangka panjang untuk kedepannya. Bisa dengan membuat jadwal yang terstruktur dan konsisten untuk konsultasi dan terapi pada tenaga profesional dan berpengalaman.
  4. Menjaga Hubungan Emosional dan Intim. Woolis menekankan bahwa gangguan mental bukanlah akhir dari segalanya. Kita bisa menjaga keintiman pernikahan dengan menciptakan momen positif, menghindari konflik tidak produktif, dan konsisten menunjukkan kasih sayang serta penghargaan setiap hari.
  5. Membangun Sistem Dukungan Sosial. Tidak perlu sungkan untuk membuka diri terhadap bantuan, baik dari segi emosional maupun logistik seperti bantuan mengurus anak ketika pasangan dalam keadaan tidak stabil, melibatkan orang-orang terdekat dan tenaga profesional sebagai sistem dukungan dari eksternal. Pasangan dapat bergabung dalam komunitas untuk memperluas pengetahuan tentang gangguan mental dan mendapatkan dukungan yang dibutuhkan.

Konsultan Pernikahan Berpengalaman, Reda Konseling

Melibatkan konsultan pernikahan berpengalaman merupakan pilihan strategi yang dapat dilakukan sebagai upaya untuk mempertahankan hubungan pernikahan tersebut selamanya. Pada masa kini telah banyak layanan konsultasi pernikahan dan keluarga profesional dan berpengalaman, salah satunya adalah dengan Reda Konseling. Yuk obrolin aja masalahmu, karena kebahagiaan itu butuh untuk diperjuangkan!

Jenis Layanan Konsultasi

Konsultasi Sendiri (Private)

Konsultasi private adalah proses di mana seseorang melakukan konsultasi sendiri tanpa pasangan. Sebelum melakukan konsultasi bersama pasangan, konsultasi sendiri dapat menjadi ruang yang aman sehingga mampu memahami perasaan dan pikiran diri sendiri. Ini memungkinkan individu mendapatkan perspektif baru dan mempersiapkan diri untuk dialog yang lebih produktif.

Konsultasi Pasangan

Konsultasi pasangan adalah proses di mana pasangan melakukan konsultasi bersama. Dengan konsultasi pasangan, suami istri dapat belajar untuk menghargai perbedaan satu sama lain dan menemukan cara untuk berkompromi. Hal ini akan membantu mereka membangun hubungan yang lebih bahagia dan harmonis.

Yuk persiapkan sejak dini membangun hubungan keluarga penuh harmonis dan bahagia. Hubungi kami untuk reservasi jadwal konsultasimu ya!

Bimbingan Pernikahan Jakarta

Bimbingan Pernikahan Jakarta : Membangun Kepercayaan Pasca Perselingkuhan

Bimbingan Pernikahan Jakarta

Bimbingan Pernikahan Jakarta : Membangun Kepercayaan Pasca Perselingkuhan | Perselingkuhan menjadi salah satu konflik pernikahan yang terjadi. Pada tahun 2023 sampai 2024, tidak sedikit media sosial membahas kasus perselingkuhan yang menimpa para artis-artis ternama, yang kemudian berujung dengan perceraian. Tetapi sebagian orang tetap memillih untuk kembali berbaikan dengan pasangannya, meski tentunya hal tersebut bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Hal tersebut karena berbagai faktor, baik itu dari faktor internal maupun faktor eksternal. Lantas, bagaimana caranya untuk membangun kembai kepercayaan pasca perselingkuhan? Pada artikel ini akan membahas faktor-faktor seseorang memutuskan untuk tetap bertahan, dan cara-cara yang dapat dilakukan untuk membangun kembali kepercayaan dengan pasangan pasca perselingkuhan.

Penyebab Mereka Memilih Untuk Bertahan

Ada beberapa alasan mengapa sebagian dari mereka memutuskan untuk tetap bertahan setelah dikhianati oleh pasangan. Menurut beberapa ilmuwan dan pakar hubungan, beberapa pertimbangan yang menjadi dasar atas pilihan tersebut antara lain :

Faktor Emosi Dan Ikatan Yang Kuat

Menurut John Bowlby, manusia memiliki kebutuhan untuk membangun ikatan emosional yang kuat dengan orang lain. Pasangan yang sudah lama bersama-sama cenderung telah memiliki keterikatan emosional yang mendalam, sehingga sulit untuk memutuskan berpisah meski telah dikhianati.

Harapan Untuk Memperbaiki Hubungan

Dalam penelitiannya tentang pernikahan, Dr. John Gottman menemukan bahwa pasangan tetap bertahan karena mereka berharap dapat memperbaiki hubungan yang telah rusak. Jika pasangan yang berselingkuh menyesali perbuatannya dan berupaya memperbaiki kesalahannya, pihak yang dikhianati sangat mungkin memilih untuk bertahan dengan harapan hubungan mereka kembali membaik.

Anak Dan Keluarga

Studi dari American Psychological  Association (APA) menjelaskan bahwa banyak orang tua yang memutuskan untuk bertahan meski telah dikhianati, karena perceraian akan memberikan dampak psikologis dan emosional untuk anak mereka. Dengan bertahan, stabilitas keluarga pada akhirnya tetap terjaga.

Sosial dan Budaya

Sebagian orang atau kelompok menganggap perceraIan merupakan hal yang tabu. Tekanan sosial dan budaya dari keluarga membuat seseorang memutuskan untuk tetap bertahan meski telah dikhianati oleh pasangan mereka, demi memenuhi ekspektasi.keluarga besar.

Ketergantungan Finansial

Menurut peneliatan dari Journal Of Marriage and Family, faktor ekonomi turut menjadi alasan seseorang memutuskan untuk tetap bertahan dalam pernikahan. Adanya ketergantungan dalam hal finansial dengan pasangan membuat mereka sulit memutuskan untuk meninggalkan pasangan, meski telah dikhianati.

Rasa Takut Akan Perubahan dan Ketidakpastian

Psikolog Dr. Helen Fisher menyampaikan bahwa otak manusia cenderung takut akan perubahan besar, termasuk perceraian.  Masa depan yang tidak pasti, seperti harus hidup sendiri atau mencari pasangan baru, seringkali membuat seseorang tetap bertahan meski hubungan pernikahan sudah tak lagi sehat.

Cara Kembali Membangun Kepercayaan Dengan Pasangan

1. Bangun Peta Cinta (Love Maps)

Dr. Gottman dalam bukunya berjudul The Seven Principal Of Marriage Work  menyampaikan bahwa mengenal pasangan secara mendalam merupakan hal yang penting. Mulai dari impian, harapan, ketakutan, juga nilai-nilai yang mereka miliki. Memahami pasangan dapat memberikan pemahaman kepada kita untuk kemudian memberikan perhatian yang lebih besar, untuk memperkuat rasa percaya satu sama lain.

2. Pelihara Rasa Sayang dan Kagum

Menjaga rasa hormat dan saling menghargai satu sama lain, baik istri kepada suami atau pun istri kepada suami merupakan hal yang sangat penting. Mengingat kembali momen-momen indah yang telah tercipta bersama-sama serta kualitas positif pasangan dapat membantu membangun kepercayaan kepada pasangan serta menghindari prasangka negatif.

3. Pecahkan Konflik Dengan Cara Yang Sehat

Pada faktanya sebuah konflik pernikahan tidak mampu untuk dihindari. Akan tetapi, cara konflik tersebut untuk diselesaikan dapat berpengaruh besar terhadap kepercayaan. Dr. Gottman menjelaskan bahwa untuk menyelesaikan konflik yang muncul tersebut dapat dengan percakapan yang lembut sebagai langkah awal, menggunakan humor, serta hindari kritik yang menyakitkan agar kepercayaan tidak rusak.

4. Biarkan Pasangan Memengaruhi Mu (Let Your Couple Influence You)

Saling menghargai pendapat dan keputusan satu sama lain adalah tanda bahwa ada kepercayaan dalam hubungan. Dr. Gottman menjelaskan bahwa pasangan yang bersedia terpengaruh oleh pasangan dapat membantu mereka untuk memiliki ikatan hubungan yang lebih sehat.

5. Membangun Dialog Yang Jujur dan Terbuka

Dr, Johnsonn dalam bukunya menjelaskan, bahwa berbicara dengan jujur dan terbuka mengenai perasaan, kebutuhan, dan ketakutan masing-masing pasangan merupakan hal yang penting. Percakapan mendalam tentang emosi dengan pasangan dapat membantu masing-masing untuk memahami satu sama lain dengan lebih baik.

6. Menjadikan Hubungan Sebagai Tempat Yang Aman

Dr. Johnson menekankan bahwa setiap pasangan harus berusaha mendukung satu sama lain, karena mereka membangun kepercayaan dengan menciptakan hubungan yang aman untuk berbagi emosi terdalam.

7. Konsultasi Dengan Konselor Pernikahan Berpengalaman

Melibatkan orang ketiga, seperti konselor pernikahan yang berpengalaman dapat menjadi pilihan untuk mewujudkan upaya membangun kembali kepercayaan dengan pasangan. Dengan begitu, suami dan istri dapat lebih memahami arti ikatan pernikahan secara mendalam serta mempelajari cara-cara spesifik untuk membangun kembali kepercayaan dengan pasangan sesuai dengan situasi dan kondisi masing-masing..

Reda Konseling, Layanan Konsultasi Pernikahan dan Keluarga Berpengalaman

Salah satu konsultan pernikahan yang dapat menjadi opsi adalah Reda Konseling. Kami merupakan layanan konsultasi pernikahan dan keluarga berpengalaman, yang telah melayani puluhan klien secara profesional. Layanan konsultasi kami menggunakan berbagai sudut pandang secara terbuka dan pengetahuan terkini untuk penyelesaian akar masalah yang menyeluruh dan mendalam. Yuk Obrolin Aja Masalahmu, Karena Kebahagiaan Itu Butuh Untuk Diperjuangkan!

Jenis Layanan Konsultasi

Konsultasi Sendiri (Private)

Konsultasi private adalah proses di mana seseorang melakukan konsultasi sendiri tanpa pasangan. Sebelum melakukan konsultasi bersama pasangan, konsultasi sendiri dapat menjadi ruang yang aman sehingga mampu memahami perasaan dan pikiran diri sendiri. Ini memungkinkan individu mendapatkan perspektif baru dan mempersiapkan diri untuk dialog yang lebih produktif.

Konsultasi Pasangan

Konsultasi pasangan adalah proses di mana pasangan melakukan konsultasi bersama. Dengan konsultasi pasangan, suami istri dapat belajar untuk menghargai perbedaan satu sama lain dan menemukan cara untuk berkompromi. Hal ini akan membantu mereka membangun hubungan yang lebih bahagia dan harmonis.

Yuk tuntaskan masalah hubunganmu sekarang juga, agar tidak menjadi bom waktu di kemudian hari. Hubungi kami untuk reservasi jadwal konsultasimu ya!

Bimbingan Pernikahan Jakarta

Bimbingan Pernikahan Jakarta : Silent Treatment

Bimbingan Pernikahan Jakarta

Bimbingan Pernikahan Jakarta : Silent Treatment | Silent treatment menjadi salah satu istilah familier, dan seringkali berkaitan dengan para pasangan yang tengah menjalin hubungan. Silent treatment ini juga sering menjadi cara yang diterapkan dalam menyelesaikan konflik pernikahan yang ada. Lantas, apakah silent treatment merupakan cara yang tepat dalam menyelesaikan konflik pernikahan? Apa saja dampak yang akan terjadi apabila seseorang menerapkan silent treatment untuk menyelesaikan konflik pernikahan yang ada? Dalam artikel ini akan membahas tentang Silent Treatment itu sendiri, beserta dampak-dampak menerapkan silent treatment.

Pengertian Silent Treatment

Berdasarkan Jurnal Pendidikan Transformatif (Jupetra) tahun 2023, Silent treatment adalah bentuk penolakan untuk berkomunikasi dengan orang lain dengan cara menahan diri secara verbal. Tujuannya adalah agar target mengerti dan memahami bahwa apa yang telah dilakukan merupakan hal yang salah. Pengertian lain dari Silent Treatment adalah situasi dimana salah satu pasangan sengaja mengabaikan atau menolak berkomunikasi dengan pasangannya sebagai respon terhadap konflik atau ketidakpuasan tertentu.

John Gray dalam buku Men Are From Mars, Women Are From Venus menekankan bahwa Silent Treatment dalam hubungan lawan jenis seringkali bukan karena kesengajaan, tetapi hasil dari perbedaan laki-laki dan perempuan dalam mengatasi masalah. Wanita seringkali menganggap diamnya laki-laki memiliki arti ketidakpedulian, yang mana bisa jadi laki-laki sedang mencari solusi untuk menyelesaikan konflik atau masalah yang ada. Abby Norman dalam bukunya yang berjudul The Silent Treatment  menjelaskan bahwa silent treatment merupakan bentuk manipulasi emosional. Bukan sekedar tindakan diam atau menghindari konflik, namun juga bisa menjadi alat untuk mengontrol dan menghukum pasangan secara psikologis.

Dampak Yang Ditimbulkan Dari Silent Treatment

Beberapa dampak yang mungkin akan muncul apabila pasangan menerapkan silent treatment satu sama lain :

  • Adanya jarak emosional yang mendalam dengan pasangan. Efek ini dapat terjadi apabila silent treatment berlangsung lama dan berkepanjangan. Jarak emosional ini pada akhirnya dapat membuat pasangan tidak lagi dihargai, dan justru diabaikan.
  • Mengurangi keintiman dengan pasangan, sehingga pasangan merasa terisolasi dan tidak dimengerti.
  • Tidak benar-benar menghadapi masalah. Artinya, pasangan tidak benar-benar menyelesaikan konflik atau masalah yang ada bersama-sama, sehingga tidak ada kemajuan dalam hubungan tersebut menuju kondisi yang lebih baik lagi.

Mencegah Silent Treatment Dalam Hubungan

Jika silent treatment dalam sebuah hubungan terjadi terus menerus tanpa ada upaya pencegahan, lambat laun akan semakin memperburuk hubungan tersebut. Ada beberapa cara untuk mencegah terjadinya silent treatment dengan pasangan :

  1. Membangun Komunikasi. Komunikasi merupakan fondasi dasar dalam sebuah hubungan. Bangunlah komunikasi sebaik mungkin dengan pasangan, sampaikan secara terbuka uneg-uneg yang terpendam kepada pasangan. Berkomunikasi secara terbuka dengan pasangan juga dapat melatih kejujuran dengan diri sendiri terhadap apa yang kita rasakan, dan tentunya hal tersebut dapat memberikan dampak yang positif untuk kesehatan mental kita ke depannya.
  2. Mendengarkan Pasangan Dengan Baik. Selain komunikasi, kita juga harus menjadi pendengar yang baik. Berikan pasangan waktu dan kesempatan untuk mencurahkan hati dan pikirannya secara menyeluruh. Ciptakan kenyamanan pasangan dalam bercerita, dengan begitu pasangan tidak akan segan untuk berbicara secara jujur dan cenderung menjauhi pilihan untuk menerapkan silent treatment kepada pasangannya.
  3. Kelola Emosi Dengan Baik. Alangkah pentingnya untuk dapat mengelola emosi dengan baik ketika konflik sedang muncul. Mengelola emosi  dengan baik akan membantu pasangan untuk menyelesaikan konflik yang ada dengan bijaksana dan kepala dingin, dan meminimalisir konflik tersebut menjadi keruh.
  4. Berkonsultasi Dengan Konselor Ahli. Konsultasi dengan konselor yang berpengalaman dalam pernikahan juga dapat membantu mencegah terjadinya silent treatment. Dengan berkonsultasi, konselor nantinya dapat membimbing pihak suami dan istri agar kembali menjalin komunikasi yang baik satu sama lain.

Konsultasikan Dengan Konselor Berpengalaman

Untuk melibatkan konselor dalam menyelesaikan konflik pernikahan yang ada, tentunya pasangan harus memilih konselor yang berpengalaman dalam memberikan mediasi agar pasangan dapat kembali harmonis. Zaman saat ini telah banyak layanan konsultasi pernikahan profesional dan berpengalaman, salah satunya adalah Reda Konseling yang siap membantu hubungan pernikahan mu kembali bahagia dan harmonis. Yuk obrolin aja masalahmu, karena kebahagiaan itu butuh untuk diperjuangkan!

Jenis Layanan Konsultasi

Konsultasi Sendiri (Private)

Konsultasi private adalah proses di mana seseorang melakukan konsultasi sendiri tanpa pasangan. Sebelum melakukan konsultasi bersama pasangan, konsultasi sendiri dapat menjadi ruang yang aman sehingga mampu memahami perasaan dan pikiran diri sendiri. Ini memungkinkan individu mendapatkan perspektif baru dan mempersiapkan diri untuk dialog yang lebih produktif.

Konsultasi Pasangan

Konsultasi pasangan adalah proses di mana pasangan melakukan konsultasi bersama. Dengan konsultasi pasangan, suami istri dapat belajar untuk menghargai perbedaan satu sama lain dan menemukan cara untuk berkompromi. Hal ini akan membantu mereka membangun hubungan yang lebih bahagia dan harmonis.

Yuk persiapkan sejak dini membangun hubungan keluarga penuh harmonis dan bahagia. Hubungi kami untuk reservasi jadwal konsultasimu ya!

 

 

 

 

Bimbingan Pernikahan Online

Bimbingan Pernikahan Online : Menikah Karena Agama

Bimbingan Pernikahan Online

Bimbingan Pernikahan Online : Menikah Karena Agama | Setiap pasangan memiliki alasan masing-masing untuk melangsungkan pernikahan. Ada yang karena cinta, ekonomi, lingkungan, dan sebagainya. Agama seringkali menjadi pertimbangan utama pasangan akhirnya memutuskan untuk menikah. Sekilas pertimbangan tersebut merupakan pertimbangnan yang sangat baik. Tetapi pada faktanya, terdapat hal lain yang sebenarnya perlu untuk juga diperhatikan dalam membangun hubungan pernikahan, seperti ekonomi, etika, komunikasi, dan sebagainya. Maka dari itu, apakah menikah hanya karena agama merupakan keputusan yang tepat? Pada artikel ini akan mengupas hal tersebut secara tuntas dan menyeluruh.

Aspek Kepuasan Pernikahan

Menurut ilmuwan Olson & Fowers (1993) , terdapat empat aspek-aspek dalam kepuasan sebuah hubungan pernikahan. 4 aspek tersebut antara lain :

Komunikasi

Pada aspek ini mencakup bagaimana perasaan dan sikap suami atau istri dalam berkomunikasi satu sama lain. Di aspek ini fokus pada kenyamanan masing-masing dalam menyampaikan dan menerima informasi emosional dan kognitif.

Aktivitas Bersama 

Aspek ini mencakup kegiatan yang dapat dilakukan ketika waktu senggang. Aspek ini berfokus untuk melihat apakah kegiatan yang dilakukan merupakan pilihan bersama, disertai harapan-harapan mengisi waktu luang bersama pasangan.

Orientasi Keagamaan

Pada aspek ini mencakup keyakinan pihak suami dan istri dalam beragama, dan aktivitas menjalankannya dalam kehidupan sehari-hari. Umumnya pasangan suami dan istri akan sangat memerhatikan aspek ini, agar kelak dapat memberikan teladan dan contoh yang baik untuk anak-anak mereka ke depan.

Pemecahan Masalah

Aspek ini berfokus dalam hal bagaimana suami dan istri memandang masalah dalam pernikahan, serta bagaimana memecahkan sebuah masalah atau konflik dalam pernikahan.

Manajemen Keuangan

Aspek ini berkaitan dengan bagaimana sudut pandang pasangan terkait finansial keluarga, dan bagaimana cara pasangan mengelola keuangan mereka, dan pengambilan keputusan nya seperti apa. Hal ini mencakup bagaimana mereka membelanjakan uang mereka, mengelola aset dan investasi, dan sebagainya yang berkaitan.

Hubungan Seksual

Aspek ini memuat pada refleksi sikap berhubungan dengan masalah seksual, tingkah laku seksual, kesetiaan dengan pasangan, serta mengontrol kelahiran.

Keluarga Dan Teman

Aspek ini menilai perasaan dan perhatian mengenai hubungan dengan saudara, teman, atau keluarga. Berfokus pada penggambaran harapan dan kesenangan dalam menghabiskan waktu dengan keluarga dan teman.

Kepribadian

Aspek ini mencakup persepsi seseorang tentang perilaku pasangannya, kebiasaan, dan tingkat kepuasan yang dirasakan seseorang akan kepribadian pasangan.

Kesamaan Peran

Aspek ini menilai perasaan dan sikap individu terhadap perannya dalam kehidupan pernikahan, seperti peran dalam pekerjaan, tugas rumah tangga, dan peran menjadi orang tua.

Melihat dari pembahasan di atas, dapat diketahui bahwa terdapat aspek-aspek selainnya sebuah pernikahan itu dapat mencapai kepuasan. Apabila dari aspek-aspek tersebut tidak terpenuhi, maka pernikahan yang dijalani tidak akan mencapai bahagia untuk kedua pihak. Agama merupakan faktor utama yang harus menjadi pertimbangan dalam melangsungkan hubungan pernikahan, akan tetapi menjadi perlu untuk pasangan agar memerhatikan aspek selainnya.

Apabila seorang pasangan hanya mempertimbangkan faktor agama dalam menjalani hubungan pernikahan, akan ada beberapa kemungkinan tantangan yang akan dihadapi. Kemungkinan tersebut antara lain :

  • Kurangnya kecocokan dalam kepribadian. Meskipun keduanya sama-sama merupakan tipikal religius, konflik tetap bisa saja datang karena perbedaan kepribadian yang ada di antara keduanya.
  • Tidak ada ikatan emosional yang kuat. Menikah hanya karena agama, tanpa didasari dengan kecocokan komunikasi dan perasaan dapat membuat hubungan pernikahan tersebut menjadi terasa hambar.
  • Faktor ekonomi dan tanggung jawab dalam rumah tangga. Agama merupakan hal penting, tapi tidak memungkiri kemampuan pasangan untuk memenuhi kebutuhan hidup juga perlu diperhatikan.

Menyeimbangkan Agama dan Faktor Lain Dalam Pernikahan

Menikah dengan berlandaskan agama merupakan hal yang baik. Akan tetapi, akan lebih baik jika pernikahan tersebut juga melibatkan aspek-aspek lainnya. Menikah tanpa kemampuan komunikasi yang baik juga tidak akan mampu membuat hubungan pernikahan tersebut bahagia, melainkan sering terjadinya perselisihan satu sama lain. Hubungan pernikahan tanpa perencanaan finansial dan keuangan yang matang, pada akhirnya membawa pernikahan tersebut kepada kesulitan ekonomi dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Sebuah hubungan pernikahan tanpa adanya pembagian peran dan tanggung jawab yang seimbang, hanya akan memicu rasa ketidakadilan, yang kemudian dapat memicu konflik yang berkelanjutan kedepannya. Menikah tanpa adanya tujuan dan visi pernikahan yang sama, hanya akan membawa pernikahan tersebut tanpa arah, hingga akhirnya memicu ketidakbermaknaan dan benak pertanyaan, apa tujuan dari pernikahan ini. Tanpa adanya visi yang sama, hubungan pernikahan yang telah dibangun pada akhirnya diartikan remeh, dan dengan mudahnya memutuskan untuk bercerai dikala konflik muncul.

Bimbingan Pernikahan Berpengalaman, Reda Konseling

Mengikuti bimbingan pernikahan dapat membantu para pasangan memahami lebih mendalam tentang makna pernikahan itu sendiri. Zaman saat ini telah banyak layanan yang menyediakan bimbingan atau konsultasi pernikahan dengan layanan profesional dan berpengalaman. Salah satunya adalah dengan   yang merupakan layanan konsultasi pernikahan dan keluarga berpengalaman. Yuk Obrolin Aja Masalahmu, Karena Kebahagiaan Itu Butuh Untuk Diperjuangkan!

Jenis Layanan Konsultasi

Konsultasi Sendiri (Private)

Konsultasi private adalah proses di mana seseorang melakukan konsultasi sendiri tanpa pasangan. Sebelum melakukan konsultasi bersama pasangan, konsultasi sendiri dapat menjadi ruang yang aman sehingga mampu memahami perasaan dan pikiran diri sendiri. Ini memungkinkan individu mendapatkan perspektif baru dan mempersiapkan diri untuk dialog yang lebih produktif.

Konsultasi Pasangan

Konsultasi pasangan adalah proses di mana pasangan melakukan konsultasi bersama. Dengan konsultasi pasangan, suami istri dapat belajar untuk menghargai perbedaan satu sama lain dan menemukan cara untuk berkompromi. Hal ini akan membantu mereka membangun hubungan yang lebih bahagia dan harmonis.

Yuk tuntaskan masalah hubunganmu sekarang juga, agar tidak menjadi bom waktu di kemudian hari. Hubungi kami untuk reservasi jadwal konsultasimu ya!

 

 

 

Konseling Keluarga Online

Konseling Keluarga Online : Perencanaan Membangun Keluarga

Konseling Keluarga Online

Konseling Keluarga Online : Perencanaan Membangun Keluarga | Bagi para pasangan yang berencana memiliki buah hati, mengikuti konseling keluarga dapat menjadi tahapan awal persiapan. Mengurus buah hati tentunya perlu memiliki pengetahuan yang luas agar tidak salah langkah dalam menerapkan pola asuh. Tidak sedikit orang tua yang sebenarnya ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya, namun terkadang tanpa disadari kurang tepat dalam praktiknya. Hal ini bisa terjadi karena berbagai faktor, seperti minimnya pengetahuan tentang parenting, atau menerapkan pola asuh yang telah menjadi tradisi tetapi tidak ditinjau kembali kontekstualisasinya dengan masa kini. Oleh karena itu, mengikuti konseling keluarga dapat menjadi persiapan awal untuk para pasangan yang hendak membangun keluarga. Di zaman saat ini, konseling pun juga bisa dilakukan secara online tanpa harus bertatap muka secara langsung. Bisa melalui media sosial yang telah banyak diakses oleh masyarakat seperti media WhatsApp, Gmeet, dan sebagainya. Dalam artikel ini akan membahas manfaat mengikuti konseling keluarga, dan alasan mengapa konseling keluarga lebih menguntungkan dilakukan secara online.

Manfaat Konseling Keluarga

Konseling keluarga online mampu memberikan manfaat positif terutama bagi para pasangan yang berencana membangun keluarga. Konsultasi keluarga tidak hanya diperuntukkan untuk pasangan yang sedang berada dalam konflik keluarga, tetapi juga dapat dilakukan oleh pasangan yang hendak membangun hubungan keluarga sebagai tindakan preventif. Berikut beberapa manfaat yang didapatkan mengikuti konseling keluarga :

  • Memahami pola asuh anak. Penerapan pola asuh yang tepat merupakan hal penting dalam membangun keluarga. Terkadang juga dari pihak suami atau pihak istri memiliki pendekatan yang berbeda dalam menerapkan pola asuh anak. Karena itu, mengikuti konseling keluarga dapat membantu para pasangan memahami berbagai macam pola asuh yang dapat mendukung tumbuh kembang anak, serta cara atau metode penerapannya. Konseling keluarga ini juga memungkinkan para  pasangan untuk menambah insight dan pengetahuan lebih luas dalam mendidik anak, sehingga penerapan metode atau caranya bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman.
  • Persiapan finansial keluarga jangka panjang. Selain pola asuh, konseling keluarga juga memberikan manfaat dalam hal persiapan finansial. Membangun keluarga tentunya juga membutuhkan finansial yang memadai. Konseling keluarga dapat memberikan pemahaman kepada pasangan tentang pengelolaan keuangan dalam rumah tangga, pengelolaan aset dan investasi yang tepat untuk jangka panjang.
  • Membangun Komunikasi Efektif. Selain persiapan finansial, konseling keluarga juga dapat membantu para pasangan dalam membangun komunikasi yang efektif. Komunikasi merupakan fondasi dasar dalam membangun sebuah hubungan. Dengan konseling keluarga, pasangan dapat memahami tips tips untuk membangun komunikasi secara efektif dengan pasangan, agar pesan dan maksud yang ingin disampaikan dapat tersampaikan secara efektif tanpa adanya mispersepsi dan kesalahpahaman.
  • Memahami peran dan tanggung jawab dalam keluarga. Baik pihak suami maupun pihak istri memiliki peran dan tanggung jawabnya masing-masing dalam hubungan keluarga tersebut. Dengan mengikuti konseling keluarga, baik pihak suami maupun istri dapat memahami dengan lebih baik masing-masing peran mereka dalam keluarga, serta tips dan metode yang dapat diterapkan untuk menjalankan peran dan tanggung jawab tersebut.

Mengapa Konseling Keluarga Online?

Alasan konseling keluarga online dapat memberikan benefit untuk para pasangan antara lain :

  1. Fleksibilitas. Konseling keluarga secara online dapat memberikan fleksibilitas untuk para pasangan yang memiliki kesibukan dan sulit menentukan waktu luang untuk konseling tatap muka. Konseling secara online dapat memungkinkan untuk dilakukan dimana saja dengan waktu yang bisa menyesuaikan klien.
  2. Terjangkau. Selain fleksibel, konseling keluarga online juga menawarkan budget yang lebih terjangkau. Klien tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk melakukan konseling seperti biaya transport, biaya makan, dan sebagainya. Konseling secara online pun bisa dilakukan di rumah, atau di tempat klien berada saat itu.

Konseling Dengan Konselor Berpengalaman

Konseling keluarga secara online tentunya harus dilakukan oleh konselor berpengalaman agar mendapatkan hasil yang maksimal. Di masa kini telah banyak layanan konseling keluarga online. Salah satunya adalah Reda Konseling yang merupakan Layanan Konseling Pernikahan Dan Keluarga Profesional dan Berpengalaman. Yuk Obrolin Aja Masalahmu, Karena Kebahagiaan Itu Butuh Untuk Diperjuangkan!

Jenis Layanan Konsultasi

Konsultasi Sendiri (Private)

Konsultasi private adalah proses di mana seseorang melakukan konsultasi sendiri tanpa pasangan. Sebelum melakukan konsultasi bersama pasangan, konsultasi sendiri dapat menjadi ruang yang aman sehingga mampu memahami perasaan dan pikiran diri sendiri. Ini memungkinkan individu mendapatkan perspektif baru dan mempersiapkan diri untuk dialog yang lebih produktif.

Konsultasi Pasangan

Konsultasi pasangan adalah proses di mana pasangan melakukan konsultasi bersama. Dengan konsultasi pasangan, suami istri dapat belajar untuk menghargai perbedaan satu sama lain dan menemukan cara untuk berkompromi. Hal ini akan membantu mereka membangun hubungan yang lebih bahagia dan harmonis.

Yuk persiapkan sejak dini membangun hubungan keluarga penuh harmonis dan bahagia. Hubungi kami untuk reservasi jadwal konsultasimu ya!

 

Konseling Pranikah Online

Konseling Pranikah Online : Benefit Jangka Panjang

Konseling Pranikah Online

Konseling Pranikah Online : Benefit Jangka Panjang | Zaman semakin canggih, dan tidak sedikit orang-orang menjalankan aktivitas dengan menggunakan internet. Salah satunya adalah menjalani konseling pranikah secara online. Hal ini sangat cocok untuk para pasangan yang ingin melangsungkan pernikahan, namun kesulitan menentukan waktu yang tepat. Konseling pranikah secara online dapat lebih fleksibel secara waktu, dan biaya juga lebih terjangkau.Konseling pranikah memberikan manfaat jangka panjang untuk kedua pasangan, dan dapat menjadi investasi agar hubungan pernikahan yang dibangun nantinya berlangsung penuh harmonis.

Benefit Konseling Pranikah Online

Konseling pranikah, melihat dari namanya, dapat terpahami yakni konseling atau konsultasi yang dilakukan sebelum menikah. Tujuannya adalah untuk memahami dengan baik tentang hubungan pernikahan itu sendiri, seperti kedudukan suami dan istri dalam pernikahan, hak dan kewajiban suami dan istri yang harus dipenuhi, hal-hal yang dapat menyebabkan konflik pernikahan dapat muncul, dan lain sebagainya. Beberapa keuntungan yang akan didapatkan ketika mengikuti konseling pranikah :

1. Dapat Mengenali Pasangan Dengan Baik

Konsultasi pranikah dapat membantu mereka yang ingin melangsungkan pernikahan agar dapat lebih mengenali calon suami/istri mereka dengan baik. Tidak jarang pasangan yang baru menikah akan merasa baru mengenal pasangannya meskipun telah berpacaran cukup lama. Mengenali calon pasangan kita dengan baik merupakan hal yang penting. Ketika menikah, kita akan hidup dan tinggal bersama dengan pasangan kita. Dengan kita mengenali pasangan kita sejak awal, kita akan mampu lebih beradaptasi dengan perbedaan-perbedaan yang nantinya pasti akan muncul, misalnya perbedaan kebiasaan, perbedaan pendapat dan sebagainya. Selain itu, mengenali pasangan juga dapat meminimalisir potensi munculnya konflik pernikahan. Lebih lanjut, baik pihak suami maupun istri mampu mengendalikan emosi dengan baik karena telah mengenal diri satu sama lain dengan lebih baik. Terakhir, sekalinya berkonflik, konflik dapat terselesaikan dengan bijak dan tidak dilebih-lebihkan.

2. Mempersiapkan Finansial Untuk Kedepan

Finansial dapat menjadi salah satu konflik pernikahan kerap muncul. Oleh karena itu, mengikuti konseling pranikah dapat menjadi wadah untuk calon pasangan memahami finansial dalam pernikahan, seperti pengelolaan keuangan rumah tangga, mengelola utang dan investasi, serta membangun kebiasaan finansial yang sehat. Persiapan finansial sejak awal akan memberikan dampak positif untuk kelangsungan hubungan pernikahan ke depannya.

3. Meningkatkan Komunikasi Dengan Pasangan

Komunikasi merupakan fondasi dalam setiap hubungan, termasuk hubungan pernikahan. Konseling pranikah dapat membantu pasangan untuk membangun komunikasi yang baik untuk ke depannya. “Terkadang, kita perlu menjadi pendengar yang baik untuk pasangan, tetapi di sisi lain, kita juga perlu bercerita dengan jujur kepada pasangan, agar terhindar dari mispersepsi dan miskomunikasi satu sama lain.”

Mengapa Konseling Pranikah Online?

Di tengah kesibukan dan gaya modern masa kini, konseling pranikah online memberikan banyak keuntungan daripada konsultasi tatap muka. Keuntungan-keuntungan tersebut antara lain :

  • Fleksibilitas Waktu dan Lokasi – Pasangan dapat mengikuti sesi dari mana saja tanpa harus datang ke lokasi tertentu.
  • Kenyamanan dan Privasi – Beberapa pasangan merasa lebih nyaman mendiskusikan masalah pribadi mereka dalam lingkungan yang lebih privat.
  • Akses ke Konselor Profesional – Banyak platform menawarkan akses ke konselor berpengalaman yang bersertifikat.
  • Hemat Biaya – Dibandingkan dengan sesi offline, biaya konseling online cenderung lebih terjangkau

Konseling Pranikah Berpengalaman, Reda Konseling

Konseling pranikah tentunya harus dilakukan dengan orang yang berpengalaman seputar pernikahan. Zaman masa kini sudah cukup banyak yang menawarkan jasa konsultasi pranikah profesional dan berpengalaman, salah satunya adalah Reda Konseling. Yuk Obrolin Aja Masalahmu, Karena Kebahagiaan Itu Butuh Untuk Diperjuangkan!

 

Jenis Layanan Konsultasi

Konsultasi Sendiri (Private)

Konsultasi private adalah proses di mana seseorang melakukan konsultasi sendiri tanpa pasangan. Sebelum melakukan konsultasi bersama pasangan, konsultasi sendiri dapat menjadi ruang yang aman sehingga mampu memahami perasaan dan pikiran diri sendiri. Ini memungkinkan individu mendapatkan perspektif baru dan mempersiapkan diri untuk dialog yang lebih produktif.

Konsultasi Pasangan

Konsultasi pasangan adalah proses di mana pasangan melakukan konsultasi bersama. Dengan konsultasi pasangan, suami istri dapat belajar untuk menghargai perbedaan satu sama lain dan menemukan cara untuk berkompromi. Hal ini akan membantu mereka membangun hubungan yang lebih bahagia dan harmonis.

Yuk tuntaskan masalah hubunganmu sekarang juga, agar tidak menjadi bom waktu di kemudian hari. Hubungi kami untuk reservasi jadwal konsultasimu ya!

Konseling Pernikahan Tangerang

Konseling Pernikahan Tangerang : Menghadapi Perselingkuhan

Konseling Pernikahan Tangerang

Konseling Pernikahan Tangerang : Menghadapi Perselingkuhan | Perselingkuhan merupakan salah satu konflik yang seringkali terjadi dalam sebuah pernikahan. Hubungan yang telah terjalin selama bertahun-tahun bisa kandas ketika salah satu nya berpaling kepada orang ketiga. Perasaan sakit hati, kecewa, lantas terasa dan tak terelakkan. Rasa dilema yang cukup besar juga muncul, apakah harus menyudahi hubungan pernikahan ini, atau tetap bertahan? Pada artikel ini akan membahas langkah-langkah untuk menghadapi perselingkuhan, serta menentukan masa depan pernikahan.

Alasan Perselingkuhan Bisa Terjadi

Beberapa alasan perselingkuhan dapat yang menjadi sebab perselingkuhan terjadi antara lain :

1. Komunikasi Kurang Terbuka dan Lancar

Komunikasi menjadi fondasi dasar dalam sebuah hubungan yang tidak terelakkan. Kurangnya keterbukaan menyebabkan komunikasi menjadi kurang lancar, dan pasangan menjadi mudah sekali untuk berselisih. Perselisihan yang tercipta menimbulkan rasa ketidaknyamanan, dan karena sudah merasa tidak nyaman dengan pasangan akhirnya mencari kenyamanan dengan orang lain, atau berselingkuh.

2. Kurangnya Perhatian dan Keintiman Dalam Hubungan

Pasangan yang memberikan perhatian cukup tentu dapat membuat pasangannya merasa senang dan disayangi. Perhatian yang kuat antara satu sama lain juga dapat meningkatkan intimasi antar keduanya. Jika pasangan mendapatkan perhatian yang kurang, ia justru akan merasakan hal sebaliknya. Ketika seseorang kurang memberikan perhatian, keintiman di antara keduanya pun semakin renggang. Karena tidak mendapatkan perhatian dan keintiman yang cukup, pasangan mungkin akan mencarinya dari orang lain. Atau dengan kata lain, berselingkuh.

3. Ketidakpuasan Fisik Atau Emosional

Kurangnya kepuasan dalam aspek fisik atau emosional juga dapat menjadi salah satu penyebab perselingkuhan dapat terjadi. Pasangan yang merasa tidak puas lantas mencari kepuasan yang dibutuhkan dari orang lain (berselingkuh). Berbagai faktor dapat menyebabkan ketidakpuasan ini, baik dari diri sendiri maupun dari lingkungan seperti keluarga atau teman.

4. Godaan Untuk Berselingkuh

Godaan ini seringkali muncul karena faktor eksternal, seperti lingkungan pertemanan, lingkungan pekerjaan, atau karena faktor media sosial. Biasanya ini seringkali terjadi pada pasangan yang sama-sama berkarir atau bekerja. Masing-masing lebih banyak menghabiskan waktu di kantor daripada di rumah, sehingga berpeluang besar terpapar godaan untuk berselingkuh.

Langkah-langkah Menghadapi Perselingkuhan

Kelola Emosi Dengan Bijak

Mengetahui pasangan berselingkuh tentunya dapat memicu emosi yang ada dalam diri. Meski begitu, tetap penting untuk mengelola emosi dengan bijak. Emosi yang tidak stabil dapat memengaruhi keputusan yang diambil untuk ke depannya. Maka dari itu, merupakan hal yang penting untuk mengendalikan emosi diri dengan baik. Salurkan emosi yang dirasakan secara bijak dan terkendali, agar situasi dan konflik yang terjadi tidak semakin keruh dan kalut.

Hadapi Pasangan Dengan Komunikasi Terbuka

Setelah dapat mengelola emosi dengan bijak, selanjutnya adalah komunikasi secara terbuka dengan pasangan. Sesi komunikasi ini fokus untuk membahas seputar perselingkuhan ini bisa terjadi, seperti penyebabnya, kronologisnya, dan sebagainya yang berhubungan. Sampaikan secara jujur mengenai apa yang dipikirkan dan dirasakan, pula yang selama ini terpendam, dan dengarkan pula dengan baik uneg-uneg yang hendak diucapkan oleh pasangan. Menjadi pendengar merupakan hal penting yang juga harus diperhatikan dan tidak dapat disepelekan.

Membuat Kesepakatan Bersama

Langkah selanjutnya yang dapat dilakukan adalah membuat kesepakatan bersama. Kesepakatan yang dibuat dikembalikan kepada pasangan masing-masing, apakah ingin melanjutkan pernikahan atau menyudahi pernikahan tersebut. Tentunya tiap keputusan akan memiliki konsekuensi, oleh karena itu keduanya harus siap untuk menghadapinya. Terlebih bagi pasangan yang telah memiliki anak yang sedang dalam masa tumbuh kembangnya.

Konsultasikan Dengan Konselor Berpengalaman

Berkonsultasi dengan konselor ahli dan berpengalaman juga dapat menjadi opsi yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan konflik perselingkuhan yang ada dalam hubungan pernikahanmu. Saat ini cukup banyak jasa konsultasi pernikahan yang beredar dengan layanan profesional, salah satunya adalah Reda Konseling yang merupakan layanan konsultasi pernikahan dan keluarga berpengalaman. Yuk, Obrolin Aja Masalahmu, Karena Kebahagiaan Itu Butuh Untuk Diperjuangkan!

Jenis Layanan Konsultasi

Konsultasi Sendiri (Private)

Konsultasi private adalah proses di mana seseorang melakukan konsultasi sendiri tanpa pasangan. Sebelum melakukan konsultasi bersama pasangan, konsultasi sendiri dapat menjadi ruang yang aman sehingga mampu memahami perasaan dan pikiran diri sendiri. Ini memungkinkan individu mendapatkan perspektif baru dan mempersiapkan diri untuk dialog yang lebih produktif.

Konsultasi Pasangan

Konsultasi pasangan adalah proses di mana pasangan melakukan konsultasi bersama. Dengan konsultasi pasangan, suami istri dapat belajar untuk menghargai perbedaan satu sama lain dan menemukan cara untuk berkompromi. Hal ini akan membantu mereka membangun hubungan yang lebih bahagia dan harmonis.

Yuk tuntaskan masalah hubunganmu sekarang juga, agar tidak menjadi bom waktu di kemudian hari. Hubungi kami untuk reservasi jadwal konsultasimu ya!

Konseling Pernikahan Profesional

Konseling Pernikahan Depok : Menjaga Romantisme Dikala Sibuk

Konseling Pernikahan Profesional

Konseling Pernikahan Depok : Menjaga Romantisme Dikala Sibuk | Tidak memungkiri kesibukan tetap akan ada dalam sebuah hubungan pernikahan. Kesibukan tersebut bisa berupa kesibukan pekerjaan kantor, kesibukan pekerjaan rumah tangga, kesibukkan menjalankan usaha, dan sebagainya, Kesibukan tersebut berpotensi dapat membuat sebuah hubungan pernikahan menjadi renggang jika tidak ada upaya-upaya tertentu untuk mempertahankan ikatan hubungan tersebut. Baik pihak suami maupun pihak istri jadi mudah untuk berselisih paham, mempermasalahkan hal-hal kecil, yang pada akhirnya meninggalkan rasa ketidaknyamanan. Terlebih bagi para pasangan yang telah memiliki anak. Maka dari itu, penting bagi pasangan untuk tetap menjaga keromantisan di tengah kesibukan yang melanda. Pada artikel kali ini akan membahas cara-cara yang dapat dilakukan untuk menjaga romantisme dengan pasangan di tengah kesibukan yang ada.

Tips Menjaga Romantisme Di Tengah Kesibukan

1. Sediakan Quality Time Dengan Pasangan

Di tengah kesibukan yang ada, jadwalkan waktu berkualitas berdua dengan pasangan. Misalnya dengan makan malam bersama, mengunjungi taman hiburan bersama, staycation, dan sebagainya. Pada waktu tersebut usahakan untuk meminimalisir penggunaan media sosial berlebihan. Curahkan seluruh tenaga dan pikiranmu untuk pasangan kamu.

2. Komunikasi Terbuka dan Jujur

Meski kesibukan melanda, pastikan agar tetap berkomunikasi dengan pasangan. Luangkan waktu sejenak untuk saling berbagi cerita dan perhatian satu sama lain, terlebih zaman sekarang sudah sangat mudah untuk saling berkomunikasi satu sama lain meski berada dalam perbedaan jarak yang jauh.

3. Berkolaborasi Dalam Kegiatan Sehari-hari

Kesibukan seringkali membuat pasangan menjalankan rutinitas yang terpisah dan sendiri-sendiri. Oleh karena itu, buatlah kegiatan sehari-sehari bersama-sama. Contohnya seperti memasak, membereskan rumah, belanja, dan sebagainya. Hal tersebut juga dapat meningkatkan ikatan emosional satu sama lain dan menciptakan rasa kebersamaan.

4. Berikan Apresiasi dan Dukungan

Terkadang pasangan hanya ingin diberikan dukungan dan support ketika sedang menceritakan harinya. Maka dari itu, jangan lupa untuk turut memberikan apresiasi dan dukungan kepada pasangan, Mereka akan merasa sangat dihargai, dan merasa bahwa pasangan mereka ternyata begitu peduli dengan perhatian.

5. Prioritaskan Keseimbangan Kehidupan

Cobalah untuk tidak membawa urusan pekerjaan ke dalam rumah tangga. Karena jika tidak, hal tersebut sama saja dengan mengganggu keseimbangan kehidupan. Fokuslah pada pekerjaan ketika sedang bekerja, dan apabila sudah selesai maka jangan libatkan pekerjaan atau hal-hal yang berkaitan dengan pekerjaan ke dalam urusan rumah tangga.

Konsultasi dengan Konselor Berpengalaman, Reda Konseling

Konsultasi dengan konselor berpengalaman juga dapat memberikan manfaat untuk para pasangan agar mampu memahami dengan lebih baik upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan romantisme dengan pasangan. Tidak harus ketika sedang bermasalah, konsultasi pernikahan juga dapat menjadi tindakan preventif untuk mencegah munculnya konflik pernikahan yang tidak dikelola dengan baik. Zaman sekarang ini telah banyak layanan konsultasi pernikahan yang dilakukan secara online maupun offline, salah satunya adalah dengan Reda Konseling yang merupakan konsultan pernikahan dan keluarga berpengalaman dalam menangani permasalahan-permasalahan pernikahan dan keluarga. Yuk Obrolin Aja Masalahmu, Karena Kebahagiaan Itu Butuh Untuk Diperjuangkan!

Jenis Layanan Konsultasi

Reda Konseling menyediakan jenis layanan konsultasi :

Konsultasi Sendiri (Private)

Konsultasi private adalah proses konsultasi sendiri tanpa pasangan. Sebelum melakukan konsultasi bersama pasangan, konsultasi sendiri dapat menjadi ruang yang aman sehingga mampu memahami perasaan dan pikiran diri sendiri. Ini memungkinkan individu mendapatkan perspektif baru dan mempersiapkan diri untuk dialog yang lebih produktif.

Konsultasi Pasangan

Konsultasi pasangan adalah proses konsultasi bersama pasangan. Dengan konsultasi pasangan, suami istri dapat belajar untuk menghargai perbedaan satu sama lain dan menemukan cara untuk berkompromi. Hal ini akan membantu mereka membangun hubungan yang lebih bahagia dan harmonis.

Yuk tuntaskan masalah rumah tanggamu sekarang juga, agar tidak menjadi bom waktu di kemudian hari. Hubungi kami untuk reservasi jadwal konsultasimu.