
Konseling Pernikahan Tangerang : Menghadapi Perselingkuhan | Perselingkuhan merupakan salah satu konflik yang seringkali terjadi dalam sebuah pernikahan. Hubungan yang telah terjalin selama bertahun-tahun bisa kandas ketika salah satu nya berpaling kepada orang ketiga. Perasaan sakit hati, kecewa, lantas terasa dan tak terelakkan. Rasa dilema yang cukup besar juga muncul, apakah harus menyudahi hubungan pernikahan ini, atau tetap bertahan? Pada artikel ini akan membahas langkah-langkah untuk menghadapi perselingkuhan, serta menentukan masa depan pernikahan.
Alasan Perselingkuhan Bisa Terjadi
Beberapa alasan perselingkuhan dapat yang menjadi sebab perselingkuhan terjadi antara lain :
1. Komunikasi Kurang Terbuka dan Lancar
Komunikasi menjadi fondasi dasar dalam sebuah hubungan yang tidak terelakkan. Kurangnya keterbukaan menyebabkan komunikasi menjadi kurang lancar, dan pasangan menjadi mudah sekali untuk berselisih. Perselisihan yang tercipta menimbulkan rasa ketidaknyamanan, dan karena sudah merasa tidak nyaman dengan pasangan akhirnya mencari kenyamanan dengan orang lain, atau berselingkuh.
2. Kurangnya Perhatian dan Keintiman Dalam Hubungan
Pasangan yang memberikan perhatian cukup tentu dapat membuat pasangannya merasa senang dan disayangi. Perhatian yang kuat antara satu sama lain juga dapat meningkatkan intimasi antar keduanya. Jika pasangan mendapatkan perhatian yang kurang, ia justru akan merasakan hal sebaliknya. Ketika seseorang kurang memberikan perhatian, keintiman di antara keduanya pun semakin renggang. Karena tidak mendapatkan perhatian dan keintiman yang cukup, pasangan mungkin akan mencarinya dari orang lain. Atau dengan kata lain, berselingkuh.
3. Ketidakpuasan Fisik Atau Emosional
Kurangnya kepuasan dalam aspek fisik atau emosional juga dapat menjadi salah satu penyebab perselingkuhan dapat terjadi. Pasangan yang merasa tidak puas lantas mencari kepuasan yang dibutuhkan dari orang lain (berselingkuh). Berbagai faktor dapat menyebabkan ketidakpuasan ini, baik dari diri sendiri maupun dari lingkungan seperti keluarga atau teman.
4. Godaan Untuk Berselingkuh
Godaan ini seringkali muncul karena faktor eksternal, seperti lingkungan pertemanan, lingkungan pekerjaan, atau karena faktor media sosial. Biasanya ini seringkali terjadi pada pasangan yang sama-sama berkarir atau bekerja. Masing-masing lebih banyak menghabiskan waktu di kantor daripada di rumah, sehingga berpeluang besar terpapar godaan untuk berselingkuh.
Langkah-langkah Menghadapi Perselingkuhan
Kelola Emosi Dengan Bijak
Mengetahui pasangan berselingkuh tentunya dapat memicu emosi yang ada dalam diri. Meski begitu, tetap penting untuk mengelola emosi dengan bijak. Emosi yang tidak stabil dapat memengaruhi keputusan yang diambil untuk ke depannya. Maka dari itu, merupakan hal yang penting untuk mengendalikan emosi diri dengan baik. Salurkan emosi yang dirasakan secara bijak dan terkendali, agar situasi dan konflik yang terjadi tidak semakin keruh dan kalut.
Hadapi Pasangan Dengan Komunikasi Terbuka
Setelah dapat mengelola emosi dengan bijak, selanjutnya adalah komunikasi secara terbuka dengan pasangan. Sesi komunikasi ini fokus untuk membahas seputar perselingkuhan ini bisa terjadi, seperti penyebabnya, kronologisnya, dan sebagainya yang berhubungan. Sampaikan secara jujur mengenai apa yang dipikirkan dan dirasakan, pula yang selama ini terpendam, dan dengarkan pula dengan baik uneg-uneg yang hendak diucapkan oleh pasangan. Menjadi pendengar merupakan hal penting yang juga harus diperhatikan dan tidak dapat disepelekan.
Membuat Kesepakatan Bersama
Langkah selanjutnya yang dapat dilakukan adalah membuat kesepakatan bersama. Kesepakatan yang dibuat dikembalikan kepada pasangan masing-masing, apakah ingin melanjutkan pernikahan atau menyudahi pernikahan tersebut. Tentunya tiap keputusan akan memiliki konsekuensi, oleh karena itu keduanya harus siap untuk menghadapinya. Terlebih bagi pasangan yang telah memiliki anak yang sedang dalam masa tumbuh kembangnya.
Konsultasikan Dengan Konselor Berpengalaman
Berkonsultasi dengan konselor ahli dan berpengalaman juga dapat menjadi opsi yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan konflik perselingkuhan yang ada dalam hubungan pernikahanmu. Saat ini cukup banyak jasa konsultasi pernikahan yang beredar dengan layanan profesional, salah satunya adalah Reda Konseling yang merupakan layanan konsultasi pernikahan dan keluarga berpengalaman. Yuk, Obrolin Aja Masalahmu, Karena Kebahagiaan Itu Butuh Untuk Diperjuangkan!
Jenis Layanan Konsultasi
Konsultasi Sendiri (Private)
Konsultasi private adalah proses di mana seseorang melakukan konsultasi sendiri tanpa pasangan. Sebelum melakukan konsultasi bersama pasangan, konsultasi sendiri dapat menjadi ruang yang aman sehingga mampu memahami perasaan dan pikiran diri sendiri. Ini memungkinkan individu mendapatkan perspektif baru dan mempersiapkan diri untuk dialog yang lebih produktif.
Konsultasi Pasangan
Konsultasi pasangan adalah proses di mana pasangan melakukan konsultasi bersama. Dengan konsultasi pasangan, suami istri dapat belajar untuk menghargai perbedaan satu sama lain dan menemukan cara untuk berkompromi. Hal ini akan membantu mereka membangun hubungan yang lebih bahagia dan harmonis.
Yuk tuntaskan masalah hubunganmu sekarang juga, agar tidak menjadi bom waktu di kemudian hari. Hubungi kami untuk reservasi jadwal konsultasimu ya!

Leave A Comment