Konseling Pernikahan

Konseling Pernikahan : Alasan Tidak Nyambung Dengan Pasangan

Konseling Pernikahan

Konseling Pernikahan : Alasan Tidak Nyambung Dengan Pasangan | Mengapa pasangan itu berubah sebelum menikah dan setelah menikah?

Jawabannya adalah karena manusia setiap hari berubah. Setiap harinya kita memperoleh informasi dari berbagai sumber, seperti televisi, surat kabar, media sosial, juga dari orang-orang yang baru dan lingkungan yang baru, Darisana kita juga turut menghadapi berbagai masalah yang baru secara langsung, dan secara signifikan merubah persepsi, pikiranm dan perilaku kita bersamaan. Kita berubah menjadi manusia yang baru, begitu juga dengan pasangan kita.

Kadang kita tidak sadar bahwa manusia akan terus berubah, baik itu ke arah yang lebih baik atau ke arah yang lebih buruk, Namun terlepas dari  itu semua, pada akhirnya kebanyakan orang yang berumah tangga merasa hidup dengan orang asing, karena pasangan yang dicintainya dulu sebelum menikah kemudian menjadi orang yang berbeda setelah menikah. Perubahan ini kemudian merubah dinamika hubungan dalam pernikahan, ada kalanya ini menjadi kejutan yang bernilai positif dan ada pula menjadi kejutan yang negatif.

Tidak banyak orang yang siap dengan perubahan, apalagi  yang berubah adalah pasangan hidup kita, orang yang kita cintai. Jika tidak di antisipasi maka kita bisa merasa sangat asing dengan pasangan kita sendiri, sampai muncul rasa bahwa kita tidak kenal lagi dengan pasangan dan pada akhirnya di masa munculnya konflik akan sulit untuk di mediasi karena merasa tidak lagi sefrekuensi.

Nah, agar pondasi rumah tangga kuat dari dinamika perubahan yang terjadi dengan pasangan, dibutuhkan 7 prinsip yang dikemukakan oleh Dr. John Gottman dalam bukunya yangg berjudul “THE SEVEN PRINCIPLES FOR MAKING MARRIAGE WORK“, yaitu LOVE MAP, yang menjadi prinsip pertama dalam membangun pondasi rumah tangga yang kuat. Pada artikel ini akan membahas tentang apa itu Love Map, alasan Love Map merupakan hal yang penting, dan contoh Love Map yang kuat dengan Love Map yang lemah.

Baca Juga : Bimbingan Pernikahan Jakarta : Membangun Kepercayaan Pasca Perselingkuhan

APA ITU LOVE MAP?

Love map atau peta cinta adalah istilah yang digunakan oleh Dr. John Gottman untuk menggambarkan peta mental tentang dunia  pasangan, yaitu seberapa banyak kamu tahu tahu tentang kehidupan batin, keseharian, dan dunia emosional pasanganmu.

  • Apa yang pasanganmu suka?
  • Apa yang dia takuti?
  • Siapa sahabat terdekatnya?
  • Apa yang dia bikin stress minggu ini?
  • Apa mimpinya yang belum tercapai?
  • Nilai hidup apa yang dia pegang?
  • Hal kecil apa yang bisa bikin dia senang atau kesal?

Semakin detail pertanyaan, maka semakin kita mengetahui dan mengenal pasangan kita, baik dari bagaimana mindset yang dimiliki dan emosinya. Hal ini akan memudahkan kita untuk terkoneksi atau nyambung dengan pasangan.

MENGAPA LOVE MAP PENTING?

Dunia seseorang selalu  berubah. Bisa karena stress kerja, fase hidup, atau juga karena prioritas baru. Jika kita tidak memperbaharui love map atau peta cinta pasangan kita, akan ada perasaan dimana kita merasa asing dengan pasangan. Sedangkan love map atau peta cinta sangat penting dalam suatu hubungan, dalam fase kehidupan rumah tangga untuk terud di upgrade oleh masing-masing pasangan, baik pihak suami ataupun pihak istri. Semisal ada konflik, karena love maps nya selalu update maka pasangan tidak akan mudah berpisah. Love maps yang selalu di upgrade akan membuat kedua pasangan memiiki  kelekatan secara emosional, juga merasa terhubung secara emosional.

Jika kondisi jalan raya yang menghubungkan rumah kita ke kantor terus berubah setiap hari karena perbaikan jalan, kemacetan, kecelakaan, atau perubahan rute, maka kita akan mencari dan meng-update informasi terbaru tentang rute tercepat yang bisa kita lewati agar bisa sampai di kantor tepat waktu. Pun sama dengan Love Map, kita perlu untuk tetap update love map atau peta cinta pasangan kita agar kita tahu, ada kemacetan apa dalam rute persepsi pasangan kita, perbaikan sirkuit persepsi atau cara berpikirnya yang telah berubah karena sesuatu, atau apa ada kecelakaan dalam sirkuit perasaannya sehingga memengaruhi kondisi emosional pasangan, agar kita peka terhadap sisi-sisi sensitif pasangan dan mampu menempatkan diri dengan baik. Tanpa upaya ini, mungkin pasangan merasa kecewa dengan sikap, reaksi dan ekspresi yang kita sajikan untuknya.

CONTOH LOVE MAP YANG KUAT VS LEMAH?

  • PASANGAN A (KUAT)
    Suami memberikan uang belanja yang kurang dari bulan sebelumnya, karena suami mengalami penurunan karir sehingga insentif atau gajinya pun turun. Mengetahui hal tersebut istri menerima uang belanja dari suami penuh dengan rasa syukur, kemudian memberikan dukungan kepada suami baik secara moral dan finansial, dengan membuka ide bisnis kecil-kecilan bersama ibu-ibu rumah tangga yang lain untuk menutupi kekurangan uang belanja rumah tangga. Kemudian suami pun memuji upaya yang istri lakukan, lalu usaha rumahan tersebut semakin bagus dan ini berimplikasi pekerjaan rumah tangga banyak terbengkalai. Tetapi suami mengerti dan kemudian membantu tugas-tugas rumah tangga tersebut seperti mencuci baju, menyapu dan mengepel rumah dll.
  • PASANGAN B (LEMAH)
    Ketika uang belanja yang suami berikan kurang dari bulan sebelumnya, istri marah-marah dan mengeluarkan kata-kata yang menyakitkan dan membandingkan dengan suami yang lain. Bahkan performa melayani suami juga turun kualitasnya seperti tidak menyiapkan makan malam, dan menolak ajakan berhubungan seksual. Tidak hanya itu, istri juga membuat status di media sosial tentang suami yang kurang nafkahnya, sampai mengikuti tren untuk membuat konten suami mokondo sebagaimana yang viral di media sosial. Hal ini tentunya membuat perasaan suami sangat sedih dan kecewa, pun harga diri nya sebagai suami juga terluka.

Baca Juga : Konseling Pranikah Online : Mengelola Konflik Dengan Pasangan

KIAT-KIAT KOMONIKASI MENGUPDATE LOVE MAP ATAU PETA CINTA PASANGAN

1. Komunikasi Asertif

Seseorang menggunakan komunikasi asertif untuk menyampaikan pendapatnya secara lugas tanpa menyinggung orang lain, baik secara verbal maupun nonverbal. Kita dapat menjadikan teknik komunikasi ini sebagai kiat yang berguna untuk mengupdate love map atau peta cinta pasangan, karena kita menyampaikan hal-hal yang bermanfaat bagi kedua belah pihak. Beberapa contoh penerapan dalam kehidupan sehari-hari bersama pasangan antara lain:

  • Menyatakan Kebutuhan,
    “Kenapa kamu lupa cuci piring?”
    Bisa diganti dengan :
    “Aku merasa kecapekan dengan pekerjaan rumah. Bisa kamu bantuin aku untuk cuci piring setelah makan?”
  • Mengungkapkan Emosi.
    “Kamu terus mengabaikan aku!”
    Dapat diganti dengan :
    “Aku merasa tidak dihargai ketika kamu tidak mendengarku hingga selesai. Aku ingin kamu tahu kalau aku membutuhkan perhatianmu.”
  • Memuji Secara Jujur
    Daripada diam, bisa diungkapkan dengan :
    “Aku bersyukur kamu bisa membuatku senang. Terima kasih.”
  • Meminta Perubahan
    “Kamu terus aja begini!”
    Dapat diubah dengan :
    “Aku merasa tidak nyaman kalau kamu berbicara dengan nada seperti itu. Bisa berbicara dengan nada yang lebih lembu

2. Ngobrol Tiap Hari

Aktivitas mengobrol yang dilakukan setiap harinya tidak harus lama. Dilakukan dengan waktu singkat juga tidak masalah, asalkan keduanya berniat untuk saling mendengarkan juga memahami. Bukan hanya sekedar mendengarkan tetapi tidak memahami.

Berikut contoh instrumen pertanyaan yang bisa dipraktikan sebagai pembuka :

  • “Hari ini apa yang paling menyenangkan buatmu?”
  • “Apa yang kamu khawatirkan minggu ini?”
  • “Apa yang sedang kamu pikirkan belakangan ini?”
  • “Apa impian yang belum kamu ceritakan ke aku?”

Konsultasi Dengan Konselor Pernikahan dan Keluarga Berpengalaman

Zaman saat ini tersedia layanan konsultasi pernikahan yang dapat membantu berbagai pasangan yang memiliki kendala, masalah, atau konflik dalam hubungan pernikahannya. Telah banyak layanan konsultasi pernikahan dan keluarga profesional dan berpengalaman di Indonesia, salah satunya adalah Reda Konseling. Yuk obrolin aja masalahmu, karena kebahagiaan itu butuh untuk diperjuangkan!

Jenis Layanan Konsultasi

Konsultasi Sendiri (Private)

Konsultasi private adalah proses di mana seseorang melakukan konsultasi sendiri tanpa pasangan. Sebelum melakukan konsultasi bersama pasangan, konsultasi sendiri dapat menjadi ruang yang aman sehingga mampu memahami perasaan dan pikiran diri sendiri. Ini memungkinkan individu mendapatkan perspektif baru dan mempersiapkan diri untuk dialog yang lebih produktif.

Konsultasi Pasangan

Konsultasi pasangan adalah proses di mana pasangan melakukan konsultasi bersama. Dengan konsultasi pasangan, suami istri dapat belajar untuk menghargai perbedaan satu sama lain dan menemukan cara untuk berkompromi. Hal ini akan membantu mereka membangun hubungan yang lebih bahagia dan harmonis.

Yuk tuntaskan masalah hubunganmu sekarang juga, agar tidak menjadi bom waktu di kemudian hari. Hubungi kami untuk reservasi jadwal konsultasimu ya!

Konseling Keluarga Online

Konseling Keluarga Online : Pentingnya Keterlibatan Ayah

Konseling Keluarga Online

Konseling Keluarga Online : Keterlibatan Sosok Ayah | Peran seorang ayah tidak hanya semerta-merta sebagai pencari nafkah. Keterlibatan ayah dalam mendidik anak dapat membantu tumbuh kembang anak dalam pembentukan karakter, mental, dan masa depan anak. Oleh karena itu, keterlibatan ayah dalam mendidik anak merupakan hal yang sangat penting. Pada artikel kali ini akan membahas bagaimana sosok ayah menjadi penting keterlibatan nya dalam mendidik anak.

Alasan Peran Ayah Begitu Penting

Aktivitas pengasuhan anak sudah semestinya dilakukan secara seimbang. Tidak hanya diserahkan kepada pihak ibu, pihak ayah harus juga terlibat. Berbagai penelitian menjelaskan bahwa keterlibatan ayah dalam mendidik anak dapat membuat anak menjadi sosok yang percaya diri, memberikan rasa aman dan stabilitas emosional untuk anak. Sosok ayah yang terlibat langsung dalam pengasuhan juga dapat membuat hubungan antara orang tua dan anak semakin dekat. Ayah merupakan sosok yang akan menjadi panutan, lantaran keterlibatan ayah dalam pengasuhan turut melatih kepemimpinan anak serta, melatih kedisiplinan, kemampuan pemecahan masalah, dan pengelolaan emosi. Oleh karena itu, sosok ayah memiliki peran yang begitu penting dalam mendidik anak.

Bagaimana Ayah Dapat Terlibat?

1. Menghabiskan Waktu Berkualitas Dengan Anak

Meski ayah turut memiliki kesibukan untuk bekerja, seorang ayah harus meluangkan waktunya dengan anak. Seperti menemani anak bermain, membantu mengerjakan tugas, membacakan cerita ketika tidur, dan lain sebagainya. Menghabiskan waktu bersama dengan anak juga dapat membangun ikatan emosional yang kuat dengan anak.

2. Menjadi Teladan Yang Baik

Anak-anak cenderung meniru perilaku orang tuanya. Maka dari itu, seorang ayah perlu untuk menunjukkan hal-hal yang positif, seperti kedisiplinan, rasa tanggung jawab, kejujuran, yang kemudian dapat dijadikan panutan oleh anak mereka. Selain itu, ayah juga perlu untuk mencontohkan sosok figur yang baik kepada anak, yang mana hal tersebut menjadi salah satu upaya yang juga dapat dilakukan untuk memberikan teladan yang baik.

3. Mendukung Pendidikan Anak

Hal-hal yang dapat dilakukan untuk mendukung pendidikan anak adalah melibatkan diri pada kegiatan di sekolah sang anak, memberikan afirmasi positif dan memberikan dukungan terhadap kegiatan pendidikan anak baik di sekolah maupun di luar sekolah, atau memberikan dorongan positif untuk anak mengembangkan bakatnya.

4. Mengurangi Risiko Perilaku Negatif

Adanya kehadiran ayah dapat mengajarkan anak kedisiplinan dan arahan yang jelas. Dengan demikian, anak pun terhindar dari perilaku-perilaku negatif seperti kenakalan remaja, narkoba, dan sebagainya.

5. Membantu Anak Membangun Hubungan Sosial Yang Baik

Anak yang dekat dengan ayahnya cenderung dapat membangun hubungan sosial yang baik. Anak yang dekat dengan ayahnya mampu mempelajari kemampuan empati dengan orang lain, serta kemampuan untuk menghargai dan menghormati perasaan orang lain.

Konsultasi Dengan Konselor Ahli

Zaman serba maju ini menjadikan orang tua untuk terus belajar, salah satunya adalah belajar agar dapat mendidik anak dengan baik sesuai dengan zamannya. Saat ini telah banyak penyedia jasa konsultasi dalam mendidik anak. Salah satunya adalah Reda Konseling yang merupakan jasa konsultasi pernikahan dan keluarga berpengalaman. Yuk, konsultasikan langsung kendala-kendalamu demi parenting yang berkualitas untuk anak yang bahagia!

Jenis Layanan Konsultasi

Konsultasi Sendiri (Private)

Konsultasi private adalah proses di mana seseorang melakukan konsultasi sendiri tanpa pasangan. Sebelum melakukan konsultasi bersama pasangan, konsultasi sendiri dapat menjadi ruang yang aman sehingga mampu memahami perasaan dan pikiran diri sendiri. Ini memungkinkan individu mendapatkan perspektif baru dan mempersiapkan diri untuk dialog yang lebih produktif.

Konsultasi Pasangan

Konsultasi pasangan adalah proses di mana pasangan melakukan konsultasi bersama. Dengan konsultasi pasangan, suami istri dapat belajar untuk menghargai perbedaan satu sama lain dan menemukan cara untuk berkompromi. Hal ini akan membantu mereka membangun hubungan yang lebih bahagia dan harmonis.

Yuk tuntaskan masalah hubunganmu sekarang juga, agar tidak menjadi bom waktu di kemudian hari. Hubungi kami untuk reservasi jadwal konsultasimu ya!

 

Konsultasi Keluarga Harmonis

Konsultasi Keluarga Untuk Menciptakan Hubungan Yang Harmonis

Konsultasi Keluarga Harmonis

Apa Itu Konsultasi Keluarga?
Konsultasi keluarga adalah layanan yang dirancang untuk membantu keluarga menghadapi berbagai masalah yang mungkin muncul dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari konflik antar anggota keluarga, permasalahan keuangan, hingga tantangan dalam mendidik anak. Konsultasi ini biasanya dilakukan oleh profesional, seperti psikolog atau konselor, yang memiliki kemampuan untuk memediasi dan memberikan solusi atas masalah-masalah tersebut.

Pentingnya Konsultasi Keluarga di Era Modern
Di era modern ini, tekanan kehidupan sering kali membuat hubungan antar anggota keluarga menjadi renggang. Dengan adanya konsultasi keluarga, keluarga dapat menemukan cara untuk memperbaiki hubungan, menjaga keseimbangan emosi, dan meningkatkan komunikasi yang sehat.

Manfaat Konsultasi Keluarga

  • Menjaga Keseimbangan Emosi dan Mental

Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat, namun sering kali menjadi tempat pertama di mana konflik dan stres muncul. Konsultasi keluarga dapat membantu setiap anggota keluarga untuk mengelola stres, menjaga kesehatan mental, dan memulihkan harmoni di dalam rumah.

  • Mempererat Hubungan Keluarga

Dengan adanya komunikasi yang terbuka dan jujur, konsultasi keluarga membantu mempererat hubungan antar anggota keluarga. Ini memberikan ruang bagi semua pihak untuk mendengarkan dan didengarkan, sehingga menciptakan hubungan yang lebih sehat dan harmonis.

  • Menyelesaikan Konflik dengan Bijak

Dalam konsultasi keluarga, mediator atau konsultan berperan untuk membantu menyelesaikan konflik yang muncul dengan cara yang bijaksana. Mereka memastikan bahwa setiap pihak merasa didengar dan dihargai, sambil membantu menemukan solusi yang menguntungkan semua anggota keluarga.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Melakukan Konsultasi Keluarga?
Tanda-Tanda Keluarga Membutuhkan Konsultasi
Ada beberapa tanda yang menunjukkan bahwa sebuah keluarga mungkin membutuhkan konsultasi. Beberapa di antaranya termasuk komunikasi yang semakin memburuk, perasaan frustasi yang berkepanjangan, atau adanya konflik yang tidak terselesaikan.

Kondisi Darurat yang Memerlukan Konsultasi Segera
Konsultasi keluarga juga dibutuhkan dalam situasi darurat, seperti setelah mengalami kejadian traumatis, kematian dalam keluarga, atau perceraian. Pada situasi seperti ini, konsultasi bisa menjadi sarana yang sangat penting untuk memulihkan stabilitas keluarga.

Jika sudah mengalami kondisi-kondisi tersebut, yuk segera konsultasikan masalahmu dengan kami!