
Konseling Pasangan : Forgiveness Dalam Pernikahan | Dalam menjalani pernikahan, konflik merupakan hal yang tidak mungkin untuk dihindari oleh pasangan. Setiap individu memiliki latar belakang,nilai-nilai, keyakinan, dan idealisme yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, merupakan hal yang wajar jika pasangan mengalami konflik. Tetapi, yang perlu menjadi perhatian adalah bagaimana pasangan menghadapi konflik yang ada. Cara pasangan menghadapi dan menyelesaikan konflik pernikahan dapat menentukan seberapa kuat tali hubungan yang mereka bangun bersama. Dalam psikologi positif, para ahli menjelaskan bahwa forgiveness memiliki peran penting dalam pernikahan, namun sering kali orang salah memahaminya. Maka, pada artikel kali ini, kita akan membahas tentang definisi dari forgiveness itu sendiri, dan bagaimana dampaknya dalam sebuah hubungan pernikahan.
Arti Forgiveness
Dalam psikologi positif, definisi forgiveness tidak sekedar memaafkan berdasarkan tindakan moral atau keagaaman, tetapi merupakan kekuatan psikologis (character strength) yang berperan penting dalam membangun kesejahteraan emosional (well-being) dan hubungan yang sehat. Martin E.P. Seligman (2002 yang merupakan pencipta konsep psikologi positif menjelaskan bahwa forgiveness merupakan kemampuan untuk melepaskan perasaan marah dan dendam terhadap orang yang telah berbuat salah, kemudian menggantinya dengan emosi positif seperti pengertian, empati, dan kasih sayang. Dr. Everett L Worthington Jr. dalam penelitiannya juga menjelasakan bahwa forgiveness adalah proses internal untuk mengurangi kebencian dan amarah, serta mengembangkan empati terhadap orang yang menyakiti kita.
Jika kita mengkorelasikannya dengan hubungan pernikahan, maka forgiveness ini berarti kemampuan memaafkan pasangan atas kesalahan atau konflik yang terjadi, untuk menjaga keharmonisan hubungan bersama. Untuk lebih rinci, forgiveness disini merupakan kemampuan seseorang untuk mengolah luka, memahami kesalahan pasangannya dengan empati, dan memilih untuk melepaskan emosi negatif demi menjaga keberlangsungan hubungan yang sehat dan penuh kasih. Ini merupakan bentuk tindakan aktif untuk kembali membangun hubungan menjadi lebih baik.
Mengapa Penting Untuk Memaafkan Pasangan?
Sulit memaafkan pasangan adalah hal yang wajar. Secara emosional, seseorang cenderung menarik diri untuk melindungi dirinya setelah disakiti. Bahkan, ada pula orang yang memilih membalas perlakuan pasangannya dengan tindakan serupa. Forgiveness juga tidak bisa terjadi begitu saja, karena memerlukan kesadaran diri (Self awareness) yang baik agar seseorang dapat melihat kesalahan pasangannya dari sudut pandang yang luas. Akan tetapi, memaafkan pasangan itu merupakan hal yang penting untuk dilakukan, karena forgiveness memiliki peran besar dalam menjaga keseimbangan emosional, kedekatan, dan ketahanan hubungan jangka panjang.
Memaafkan adalah dasar keberlanjutan hubungan
Merupakan hal yang tidak mungkin apabila sebuah pernikahan itu berisi kesempurnaan. Pasti ada konflik yang terjadi, dan itu lumrah. Adakalanya setiap pasangan melukai, entah melalui ucapan, tindakan, yang itu disengaja ataupun tidak disengaja. Jika salah satu pihak memilih untuk memaafkan, maka ia memberikan ruang untuk hubungannya terus tumbuh, bukan berhenti pada rasa sakit.
Memaafkan menyehatkan pikiran dan emosi
Memaafkan merupakan salah satu kekuatan karakter (character strenght) yang mampu membantu seorang individu mencapai emotional well-being, berdasarkan dengan persepktif psikologi positif. Apabila kita memaafkan pasangan, emosi negatif yang semula muncul seperti marah, kesal, kecewa, perlahan berkurang dan berganti menjadi perasaan damai dan tenang. Dengan memaafkan, kita tidak perlu memendam rasa sakit hati yang terlalu lama kepada pasangan. Rasa sakit hati yang dipendam terus menerus hanya akan menjadi penyakit hati.
Memaafkan membuka jalan untuk empati
Memaafkan juga dapat membuka jalan untuk seseorang agar dapat melihat pasangannya secara lebih manusiawi. Mereka dapat memahami dengan lebih baik ketidaksempurnaan pasangannya secara jelas. Mereka paham bahwa bisa saja pasangan mereka. Psikolog Robert Enright juga mengatakan bahwa memaafkan merupakan “hadiah kasih sayang” yang memperkuat hubungan interpersonal. Kalau dikontekskan ke dalam hubungan pernikahan, maknanya berarti meningkatkan bonding dengan pasangan serta rasa saling percaya satu sama lain.
Apakah Memaafkan = Membiarkan Kesalahan Pasangan Berulang?
Sama sekali tidak. Memaafkan lebih fokus kepada melepaskan emosi negatif, bukan berarti pasrah dan membenarkan perilaku pasangan yang salah. Emosi negatif yang dilepaskan akan mampu membuat seseorang berpikir jernih. Apabila pasangan mampu berpikir jernih ketika menghadapi sebuah konflik, mereka bisa merumuskan solusi yang solutif dan fokus pada pemecahan masalahnya. Bukan mendramatisir masalah tersebut. Maka dari itu, memaafkan bukanlah sikap yang melemahkan, tetapi justru menguatkan hati dan pikiran kita.
Konsultasi dengan Konselor Pernikahan Berpengalaman, Reda Konseling
Konsultasi dengan konselor berpengalaman dapat membantumu dan pasangan untuk memahami secara mendalam seputar hubungan pernikahan dan berbagai tips yang bisa diterapkan untuk meningkatkan keharmonisan pernikahan. Zaman saat ini telah banyak yang menyediakan layanan konsultasi pernikahan berpengalaman, salah satunya adalah Reda Konseling. Yuk Obrolin Aja Masalahmu, Karena Kebahagiaan Itu Butuh Untuk Diperjuangkan!
Jenis Layanan Konsultasi
Konsultasi Sendiri (Private)
Konsultasi private adalah proses di mana seseorang melakukan konsultasi sendiri tanpa pasangan. Sebelum melakukan konsultasi bersama pasangan, konsultasi sendiri dapat menjadi ruang yang aman sehingga mampu memahami perasaan dan pikiran diri sendiri. Ini memungkinkan individu mendapatkan perspektif baru dan mempersiapkan diri untuk dialog yang lebih produktif.
Konsultasi Pasangan
Konsultasi pasangan adalah proses di mana pasangan melakukan konsultasi bersama. Dengan konsultasi pasangan, suami istri dapat belajar untuk menghargai perbedaan satu sama lain dan menemukan cara untuk berkompromi. Hal ini akan membantu mereka membangun hubungan yang lebih bahagia dan harmonis.
Yuk persiapkan sejak dini membangun hubungan keluarga penuh harmonis dan bahagia. Hubungi kami untuk reservasi jadwal konsultasimu ya!

