Konseling Pernikahan Online

Selingkuh, Bakat Atau Hobi?

Konseling Pernikahan Online

Selingkuh, Bakat Atau Hobi? | Selingkuh menjadi salah satu penyebab hubungan pernikahan menjadi kandas dan berujung perceraian. Perselingkuhan itu sendiri dapat terjadi disebabkan oleh berbagai faktor, baik itu faktor internal atau kedirian maupun faktor eksternal seperti lingkungan, pengaruh media sosial, dan sebagainya. Selingkuh itu sendiri sebenarnya bisa dilakukan jika orang tersebut memiliki bakat untuk berselingkuh. Akan tetapi menjadi hal yang anomali jika selingkuh itu dikatakan sebagai bakat. Apabila menyebut perselingkuhan sebagai hobi juga merupakan anomali, karena selingkuh sendiri pada nyatanya sudah menjadi sub culture di masyarakat masa ini. Maka, pada artikel ini akan membahas lebih dalam tentang fakta anomali mengenai perselingkuhan itu sendiri, serta beberapa tips yang dapat dilakukan untuk menghindari perselingkuhan dapat terjadi.

Bakat dan Hobi

Menurut KBBI, bakat merupakan kepandaian atau sifat yang dibawa sejak lahir. Bakat merupakan kemampuan bawaan untuk melakukan tugas tertentu tanpa banyak bergantung pada upaya pembelajaran. Menurut ilmuwan, arti bakat adalah kemampuan yang telah ada dan menyatu dengan seseorang. Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa bakat adalah kemampuan bawaan yang diwariskan, tanpa perlu ada pelatihan lebih lanjut untuk menguasainya.

Sedangkan makna dari hobi menurut KBBI adalah kegemaran yang dilakukan ketika waktu senggang, bukan pekerjaan utama. Hobi merupakan kegiatan yang dilakukan atas rasa suka. Menurut ilmuwan, hobi memiliki arti yaitu kegiatan yang menuntut keseluruhan diri seseorang dan menghasilkan sesuatu yang khas bagi individu itu sendiri. Dari sini dapat disimpulkan bahwa pengertian hobi merupakan kegemaran, atau kegiatan yang dilakukan seseorang atas rasa suka atau selera dari orang tersebut.

Melihat dari dua pengertian tersebut, rasanya kurang tepat apabila menyebutkan bahwa selingkuh merupakan bakat, atau sebuah hobi. Namun pada faktanya, seseorang bisa melakukan perselingkuhan jika ia memiliki bakat atau kemampuan, atau menjadikannya sebagai hobi atau kegemaran karena perselingkuhan itu sendiri telah menjadi subkultur.

Lantas, Apakah Selingkuh Merupakan Warisan?

Melansir dari artikel Klikdokter, terdapat sebuah cheating gen  yang bernama gen D4 polymorphism atau disingkat DRD4 (DRD4 VNTR), dimana setiap orang lahir dengan gen tersebut. Gen DRD4 merupakan gen yang berperan dalam produksi hormon dopamin. Tubuh akan memproduksi gen ini ketika seseorang berada dalam keadaan bahagia. Peneliti juga mengaitkan gen ini dengan kecenderungan seseorang terhadap alkohol dan tantangan.

Selain itu ada gen AVPR1A yang berperan, yang berperan dalam memproduksi rasa percaya dan empati seseorang. Varian dari gen ini juga dipercaya berpotensi menjadi gen selingkuh.

Lalu apakah kemudian seseorang yang mewarisi gen-gen tersebut berpotensi tinggi menjadi peselingkuh? Menurut penelitian tersebut jawabannya adalah tidak. Adakalanya orang tersebut justru menjadi benci dengan perselingkuhan itu sendiri. Selain faktor gen, ada berbagai faktor lainnya yang dapat menjadi penyebab seseorang berselingkuh, seperti faktor psikologi, lingkungan, ekonomi, sosial, dan masih banyak lagi.

Mengantisipasi Terjadinya Perselingkuhan

Perselingkuhan tidak akan terjadi apabila keduanya bersama-sama berkomitmen untuk mengantisipasinya. Beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi agar tidak terjadinya perselingkuhan antara lain :

  • Komunikasi Terbuka. Komunikasi menjadi hal yang mendasar dalam menjalin sebuah hubungan. Tanpa adanya komunikasi yang efektif dan terbuka, hubungan tersebut pada akhirnya tidak mungkin berjalan dengan baik. Maka dari itu, komunikasi terbuka menjadi hal yang penting untuk dilakukan. Suami dan istri perlu secara langsung menyampaikan uneg-uneg yang mereka rasakan masing-masing, bukan menyampaikannya kepada orang lain yang bisa membuat mereka nyaman dan akhirnya berselingkuh dengan orang tersebut.
  • Pahami Love Language Pasangan. Kita dapat memahami bahasa cinta yang dimiliki pasangan sebagai salah satu cara untuk menghindari perselingkuhan. Dengan kita memahami bahasa cinta pasangan, baik pasangan maupun kita akan lebih mudah untuk menunjukkan kasih sayang satu sama lain. Dengan demikian, tidak ada juga keinginan untuk mencari nya dengan orang lain, karena bahasa cinta nya sudah terpenuhi dengan pasangan.
  • Selalu Menjaga Profesionalisme. Untuk para pasangan suami dan istri yang bekerja, jagalah selalu batasan profesional dalam dunia pekerjaan. Hal ini dikarenakan perselingkuhan awal kali dapat terjadi di tempat kerja. Maka dari itu menjadi penting untuk masing-masing nya agar selalu bersikap profesional dengan rekan kerja, untuk menghindari potensi-potensi tertentu yang dapat mengarah pada terjadinya perselingkuhan.
  • Konsultasi Dengan Konselor Ahli. Berkonsultasi dengan konselor berpengalaman juga dapat menjadi tips yang dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya perselingkuhan. Pasangan suami istri tidak harus berkonsultasi dengan konselor ketika sedang mengalami masalah pernikahan saja. Konsultasi justru dapat dilakukan sebagai tindakan preventif untuk menghindari terjadinya perselingkuhan.

Konsultasi Dengan Konselor Ahli Dan Berpengalaman

Untuk berkonsultasi dengan konselor pernikahan, pasangan suami dan istri perlu untuk mencari konselor yang ahli dan berpengalaman dalam menangani masalah-masalah pernikahan, serta memiliki insight yang luas seputar pernikahan. Saat ini sudah banyak jasa-jasa konsultasi pernikahan yang ditawarkan, salah satunya adalah Reda Konseling yang siap membantu dengan sepenuh hati menyelesaikan masalah pernikahanmu. Yuk Obrolin Aja Masalahmu, Karena Kebahagiaan Itu Butuh Untuk Diperjuangkan!

Jenis Layanan Konsultasi

Konsultasi Sendiri (Private)

Konsultasi private adalah proses di mana seseorang melakukan konsultasi sendiri tanpa pasangan. Sebelum melakukan konsultasi bersama pasangan, konsultasi sendiri dapat menjadi ruang yang aman sehingga mampu memahami perasaan dan pikiran diri sendiri. Ini memungkinkan individu mendapatkan perspektif baru dan mempersiapkan diri untuk dialog yang lebih produktif.

Konsultasi Pasangan

Konsultasi pasangan adalah proses di mana pasangan melakukan konsultasi bersama. Dengan konsultasi pasangan, suami istri dapat belajar untuk menghargai perbedaan satu sama lain dan menemukan cara untuk berkompromi. Hal ini akan membantu mereka membangun hubungan yang lebih bahagia dan harmonis.

Yuk tuntaskan masalah rumah tanggamu sekarang juga, agar tidak menjadi bom waktu di kemudian hari. Hubungi kami untuk reservasi jadwal konsultasimu ya.