
Bimbingan Pernikahan Jakarta : Silent Treatment | Silent treatment menjadi salah satu istilah familier, dan seringkali berkaitan dengan para pasangan yang tengah menjalin hubungan. Silent treatment ini juga sering menjadi cara yang diterapkan dalam menyelesaikan konflik pernikahan yang ada. Lantas, apakah silent treatment merupakan cara yang tepat dalam menyelesaikan konflik pernikahan? Apa saja dampak yang akan terjadi apabila seseorang menerapkan silent treatment untuk menyelesaikan konflik pernikahan yang ada? Dalam artikel ini akan membahas tentang Silent Treatment itu sendiri, beserta dampak-dampak menerapkan silent treatment.
Pengertian Silent Treatment
Berdasarkan Jurnal Pendidikan Transformatif (Jupetra) tahun 2023, Silent treatment adalah bentuk penolakan untuk berkomunikasi dengan orang lain dengan cara menahan diri secara verbal. Tujuannya adalah agar target mengerti dan memahami bahwa apa yang telah dilakukan merupakan hal yang salah. Pengertian lain dari Silent Treatment adalah situasi dimana salah satu pasangan sengaja mengabaikan atau menolak berkomunikasi dengan pasangannya sebagai respon terhadap konflik atau ketidakpuasan tertentu.
John Gray dalam buku Men Are From Mars, Women Are From Venus menekankan bahwa Silent Treatment dalam hubungan lawan jenis seringkali bukan karena kesengajaan, tetapi hasil dari perbedaan laki-laki dan perempuan dalam mengatasi masalah. Wanita seringkali menganggap diamnya laki-laki memiliki arti ketidakpedulian, yang mana bisa jadi laki-laki sedang mencari solusi untuk menyelesaikan konflik atau masalah yang ada. Abby Norman dalam bukunya yang berjudul The Silent Treatment menjelaskan bahwa silent treatment merupakan bentuk manipulasi emosional. Bukan sekedar tindakan diam atau menghindari konflik, namun juga bisa menjadi alat untuk mengontrol dan menghukum pasangan secara psikologis.
Dampak Yang Ditimbulkan Dari Silent Treatment
Beberapa dampak yang mungkin akan muncul apabila pasangan menerapkan silent treatment satu sama lain :
- Adanya jarak emosional yang mendalam dengan pasangan. Efek ini dapat terjadi apabila silent treatment berlangsung lama dan berkepanjangan. Jarak emosional ini pada akhirnya dapat membuat pasangan tidak lagi dihargai, dan justru diabaikan.
- Mengurangi keintiman dengan pasangan, sehingga pasangan merasa terisolasi dan tidak dimengerti.
- Tidak benar-benar menghadapi masalah. Artinya, pasangan tidak benar-benar menyelesaikan konflik atau masalah yang ada bersama-sama, sehingga tidak ada kemajuan dalam hubungan tersebut menuju kondisi yang lebih baik lagi.
Mencegah Silent Treatment Dalam Hubungan
Jika silent treatment dalam sebuah hubungan terjadi terus menerus tanpa ada upaya pencegahan, lambat laun akan semakin memperburuk hubungan tersebut. Ada beberapa cara untuk mencegah terjadinya silent treatment dengan pasangan :
- Membangun Komunikasi. Komunikasi merupakan fondasi dasar dalam sebuah hubungan. Bangunlah komunikasi sebaik mungkin dengan pasangan, sampaikan secara terbuka uneg-uneg yang terpendam kepada pasangan. Berkomunikasi secara terbuka dengan pasangan juga dapat melatih kejujuran dengan diri sendiri terhadap apa yang kita rasakan, dan tentunya hal tersebut dapat memberikan dampak yang positif untuk kesehatan mental kita ke depannya.
- Mendengarkan Pasangan Dengan Baik. Selain komunikasi, kita juga harus menjadi pendengar yang baik. Berikan pasangan waktu dan kesempatan untuk mencurahkan hati dan pikirannya secara menyeluruh. Ciptakan kenyamanan pasangan dalam bercerita, dengan begitu pasangan tidak akan segan untuk berbicara secara jujur dan cenderung menjauhi pilihan untuk menerapkan silent treatment kepada pasangannya.
- Kelola Emosi Dengan Baik. Alangkah pentingnya untuk dapat mengelola emosi dengan baik ketika konflik sedang muncul. Mengelola emosi dengan baik akan membantu pasangan untuk menyelesaikan konflik yang ada dengan bijaksana dan kepala dingin, dan meminimalisir konflik tersebut menjadi keruh.
- Berkonsultasi Dengan Konselor Ahli. Konsultasi dengan konselor yang berpengalaman dalam pernikahan juga dapat membantu mencegah terjadinya silent treatment. Dengan berkonsultasi, konselor nantinya dapat membimbing pihak suami dan istri agar kembali menjalin komunikasi yang baik satu sama lain.
Konsultasikan Dengan Konselor Berpengalaman
Untuk melibatkan konselor dalam menyelesaikan konflik pernikahan yang ada, tentunya pasangan harus memilih konselor yang berpengalaman dalam memberikan mediasi agar pasangan dapat kembali harmonis. Zaman saat ini telah banyak layanan konsultasi pernikahan profesional dan berpengalaman, salah satunya adalah Reda Konseling yang siap membantu hubungan pernikahan mu kembali bahagia dan harmonis. Yuk obrolin aja masalahmu, karena kebahagiaan itu butuh untuk diperjuangkan!
Jenis Layanan Konsultasi
Konsultasi Sendiri (Private)
Konsultasi private adalah proses di mana seseorang melakukan konsultasi sendiri tanpa pasangan. Sebelum melakukan konsultasi bersama pasangan, konsultasi sendiri dapat menjadi ruang yang aman sehingga mampu memahami perasaan dan pikiran diri sendiri. Ini memungkinkan individu mendapatkan perspektif baru dan mempersiapkan diri untuk dialog yang lebih produktif.
Konsultasi Pasangan
Konsultasi pasangan adalah proses di mana pasangan melakukan konsultasi bersama. Dengan konsultasi pasangan, suami istri dapat belajar untuk menghargai perbedaan satu sama lain dan menemukan cara untuk berkompromi. Hal ini akan membantu mereka membangun hubungan yang lebih bahagia dan harmonis.
Yuk persiapkan sejak dini membangun hubungan keluarga penuh harmonis dan bahagia. Hubungi kami untuk reservasi jadwal konsultasimu ya!

Leave A Comment